kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

CIMB Niaga Bukukan Laba Konsolidasi Rp 2,3 Triliun pada Kuartal I-2026


Senin, 04 Mei 2026 / 12:31 WIB
CIMB Niaga Bukukan Laba Konsolidasi Rp 2,3 Triliun pada Kuartal I-2026
ILUSTRASI. CIMB Niaga pada kuartal I-2026 memperoleh laba sebelum pajak sebesar Rp 2,3 triliun. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan kinerja keuangannya untuk kuartal pertama tahun 2026. CIMB Niaga mencatat peningkatan laba yang didorong oleh pertumbuhan komisi.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menyebut, CIMB Niaga pada kuartal I-2026 memperoleh laba sebelum pajak sebesar Rp 2,3 triliun dengan earning per share sebesar Rp 70,20. Angka laba tersebut terhitung meningkat 4,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

"Kami bersyukur dapat memulai tahun 2026 dengan fondasi yang kuat, didorong oleh kinerja pendapatan yang baik, pertumbuhan fee-based income yang solid, dan fundamental bisnis yang sehat," kata Lani dalam keterangan resminya, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: IdScore Waspadai Risiko Gagal Bayar BNPL di Tengah Pertumbuhan Agresif

Dari sisi intermediasi, total kredit dan pembiayaan CIMB Niaga tumbuh 2,2% yoy menjadi Rp 235,1 triliun pada kuartal I-2026. Dari segmen penyalurannya, kredit segmen usaha kecil menengah (UKM) tumbuh 1,2% yoy, sedangkan kredit konsumer tumbuh 0,2% yoy. Adapun pertumbuhan kredit ritel juga meningkat didorong oleh Kredit Pemilikan Mobil (KPM) yang meningkat 4% yoy.

Kualitas kredit juga tetap terjaga, Lani menyebut rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) CIMB Niaga tetap di bawah rata-rata industri. Sedangkan, biaya kredit tetap terjaga di bawah 1%.

CIMB Niaga juga berhasil menghimpun dana dengan baik. Total dana pihak ketiga (DPK) CIMB Niaga pada kuartal I-2026 mencapai Rp 260,1 triliun, naik 2,3% yoy. Pertumbuhan DPK didorong oleh dana murah alias CASA yang meningkat pesat 12,2% yoy menjadi Rp 192,3 triliun.

Dengan demikian, rasio CASA saat ini tercatat setara dengan 73,9% total keseluruhan DPK. Ini merupakan rekor rasio CASA tertinggi CIMB Niaga.

Baca Juga: Bank Mega Syariah Catat Laba Rp 79 Miliar pada Kuartal I-2026

Terkait likuiditas dan permodalan. Hingga kuartal I-2026, CIMB Niaga mencatat rasio loan to deposit ratio (LDR) sebesar 89,2% dan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 25,3%.

Selain itu, CIMB Niaga juga semakin fokus memperkuat ekosistem digitalnya. Pada kuartal I-2026, sebanyak 90,6% transaksi keuangan nasabah sudah dilakukan melalui kanal digital. 

"Ke depan, dengan kinerja imbal hasil yang tetap terjaga dan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan di masa mendatang, kami akan terus memprioritaskan pertumbuhan fee-based income untuk memperkuat pendapatan inti, sekaligus menjaga margin yang baik melalui penguatan basis dana murah dan pendanaan yang disiplin," kata Lani.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×