kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

CIMB patok kredit di 2018 tumbuh single digit


Kamis, 30 November 2017 / 21:16 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memproyeksikan pertumbuhan kredit di tahun depan masih single digit. Angka tersebut berada di bawah proyeksi Bank Indonesia (BI) yang ada di angka 10% hingga 12%.

Presiden Direktur CIMB Niaga, Tigor M Siahaan mengatakan, pertumbuhan kredit CIMB Niaga di September 2017 sekitar 3%.

“Tetapi akan ada rekalibrasi pada kredit oto, dan apabila kita keluarkan kredit oto dari total kredit maka pertumbuhan kredit menjadi 7% year on year,” ujar Tigor usai acara peluncuran Go Mobile CIMB Niaga, Kamis (30/11).

Tigor menjelaskan lebih lanjut, beberapa segmen kredit utama yang difokuskan CIMB Niaga memberikan pertumbuhan yang baik di September 2017 seperti kredit pemilikan rumah (KPR) 12,1%, kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) 14,5% dan corporate banking.

“Proyeksi kredit masih single digit. Ke depan fokus kredit tertuju kepada kredit konsumer seperti KPR, personal loan dan kartu kredit. Tahun depan proyeksi kredit akan mirip dengan tahun 2017 dikisaran 7%. Permintaan kredit saat ini juga minim, hanya single digit, jadi tidak bisa memaksakan pertumbuhan kredit terlalu tinggi,” jelas Tigor.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan per September 2017, CIMB Niaga telah menyebar kredit hingga Rp 178,80 triliun, tumbuh tipis 2,7% year on year dari tahun sebelumnya sebesar Rp 174,08 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×