kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Clipan Finance (CFIN) Cetak ROA 2,45% per Agustus 2025


Rabu, 24 September 2025 / 18:32 WIB
Clipan Finance (CFIN) Cetak ROA 2,45% per Agustus 2025
ILUSTRASI. Kinerja profitabilitas PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mencatat penurunan pada tahun ini.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja profitabilitas PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mencatat penurunan pada tahun ini. 

Per Agustus 2025, Return on Asset (ROA) Clipan Finance tercatat sebesar 2,45%, sedikit menurun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo menyebut, salah satu faktor utama penyebab penurunan ROA tersebut lantaran penurunan laba bersih perusahaan sepanjang tahun ini. 

“Kondisi makroekonomi, tingkat suku bunga, persaingan industri, daya beli masyarakat, serta kualitas kolektibilitas debitur berpotensi menekan profitabilitas dan ROA perusahaan di tahun 2025,” terang Harjanto kepada Kontan, Rabu (24/9/2025).

Baca Juga: Clipan Finance Jaga Bunga Tetap Kompetitif di Tengah Penurunan BI Rate

Kendati demikian, Clipan Finance tetap optimistis dapat menjaga kinerja sesuai target. Harjanto mengatakan, proyeksi ROA perusahaan hingga akhir tahun 2025 diperkirakan sejalan dengan rasio yang diharapkan manajemen. 

“Perusahaan berupaya mengoptimalkan jaringan pemasaran di seluruh cabang dan meningkatkan kerja sama dengan grup dan induk perusahaan,” jelasnya.

Selain itu, Clipan Finance juga melakukan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan dan optimalisasi digitalisasi proses bisnis. Langkah ini diharapkan dapat memberi dampak langsung terhadap pelayanan debitur dan memperketat manajemen risiko.

“Kami juga menekan biaya operasional dan menyesuaikan strategi produk serta harga agar tetap kompetitif dan efisien,” kata Harjanto. 

Baca Juga: Clipan Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan Modal KerjaLebih dari 50% per Juli 2025

Selanjutnya: Investasi Hulu Migas Baru Capai 55% dari Target

Menarik Dibaca: Apa itu Quiet Covering dalam Dunia Kerja? Sering Dilakukan Gen Z

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×