kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Dapen Telkom bidik dana kelolaan Rp 17 triliun


Jumat, 05 Februari 2016 / 15:58 WIB
Dapen Telkom bidik dana kelolaan Rp 17 triliun


Reporter: Mona Tobing | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Dana Pensiun (Dapen) Telkom menargetkan dana kelolaannya naik 6,2% tahun ini. Perusahaan akan mengoptimalkan trading untuk mendongkrak dana kelolaan.

Sujadi Merdeka, Direktur Kepesertaan Dapen Telkom mengatakan, tahun ini dana kelolaan ditargetkan mencapai Rp 17,4 triliun naik 6,2% dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp 16 triliun.

Kenaikan dana kelolaan disumbang dari kegiatan trading perusahaan. Bukan berasal dari jumlah peserta Dapen Telkom yang bertambah. "Kami akan lebih aktif dalam trading saham agar dana kelolaan naik. Hasilnya ke peserta juga lebih besar," terang Sujadi pada Jumat (5/2).

Saat ini, Dapen Telkom memiliki jumlah peserta aktif sebanyak 11.000 peserta sedangkan peserta non aktif sebanyak 30.000 peserta. Tahun 2015 terjadi penurunan peserta aktif Dapen Telkom dari sebelumnya tahun 2014 sebanyak 15.999.

Sedangkan peserta non aktifnya sebanyak 33.480 peserta. Penurunan ini terjadi karena banyak peserta yang memilih untuk pembayaran manfaat pensiun dilakukan sekaligus.

Sebagai informasi, Dapen Telkom didirikan sebagai kelanjutan dari Yayasan Dana Pensiun Pegawai PERUMTEL. Dapen Telkom mengelola dan menjalankan Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×