kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Data-data sensitif nasabah KreditPlus bocor, begini langkah OJK


Selasa, 04 Agustus 2020 / 23:05 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi hacker atau kejahatan internet di Jakarta. KONTAN/Muradi/2017/05/25


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebocoran data masyarakat seolah menjadi hal rutin. Masih dalamn ingatan terkait bocornya data Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan e-commerce, kebocoran data kembali menimpa perusahaan di Indonesia. 

Kali ini melanda industri keuangan, tepatnya perusahaan multifinance, KreditPlus. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sedang mengkonfirmasi terjadinya kebocoran tersebut. "Kami sedang meminta konfirmasi kepada KreditPlus terkait dengan pemberitaan medsos tersebut," kata Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot, kepada Kontan.co.id, Selasa (4/8) malam. . 

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominmfo) juga meminta klarifikasi  dan laporan dari pengelola platform digital KreditPlus atas dugaan data breach yang mengakibatkan kebocoran data nasabah. Sekaligus mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan data pengguna.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan, telah mengirimkan surat ke KreditPlus. "Selain mengirim surat untuk mengklarifikasi hal itu sekaligus  melaporkan ke Kominfo terkait isu kebocoran ini," katanya dalam siaran pers, Selasa (4/8).




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×