kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.835   -41,00   -0,23%
  • IDX 6.375   97,87   1,56%
  • KOMPAS100 833   11,37   1,38%
  • LQ45 633   7,57   1,21%
  • ISSI 221   4,34   2,00%
  • IDX30 351   3,57   1,03%
  • IDXHIDIV20 434   1,47   0,34%
  • IDX80 95   1,26   1,34%
  • IDXV30 119   0,20   0,17%
  • IDXQ30 112   0,55   0,49%

Transaksi Pembayaran Digital Agustus 2026 Tembus 6,11 Miliar


Rabu, 23 September 2026 / 18:40 WIB
Transaksi Pembayaran Digital Agustus 2026 Tembus 6,11 Miliar
ILUSTRASI. BI mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi, meningkat 40,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.? (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aktivitas pembayaran digital di Indonesia semakin luas sepanjang Agustus 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi, meningkat 40,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh semakin luasnya penggunaan pembayaran digital di masyarakat. Kondisi itu juga didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal serta infrastruktur yang tetap stabil.

"Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Agustus 2026 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal serta infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat," ujar Destry dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: BEI Soroti Pergerakan Saham PNBN, Bank Panin Buka Suara

Transaksi mobile banking dan QRIS tumbuh

Berdasarkan kanal pembayaran, volume transaksi melalui internet banking tumbuh 15,12% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Agustus 2026.

Pertumbuhan transaksi melalui mobile banking tercatat lebih tinggi. Volume transaksi mobile banking meningkat 47,08% yoy pada periode yang sama.

Sementara itu, transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga terus mencatat pertumbuhan signifikan. Volume transaksi QRIS tumbuh 67,22% yoy pada Agustus 2026.

Pertumbuhan transaksi QRIS tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna serta merchant yang menerima pembayaran menggunakan QRIS.

BI-FAST capai 549 juta transaksi

Dari sisi infrastruktur sistem pembayaran ritel, volume transaksi melalui BI-FAST mencapai 549 juta transaksi pada Agustus 2026.

Jumlah tersebut tumbuh 37,72% yoy. Adapun nilai transaksi melalui BI-FAST tercatat mencapai Rp1.346 triliun sepanjang Agustus 2026.

Berbeda dengan transaksi ritel, nilai transaksi bernilai besar melalui sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) tercatat Rp16.545 triliun.

Baca Juga: QRIS Antarnegara Makin Diminati, LinkAja dan ShopeePay Perluas Layanan

Nilai transaksi BI-RTGS tersebut turun tipis 3,64% yoy. Dari sisi volume, transaksi BI-RTGS mencapai 0,86 juta transaksi atau turun 1,78% yoy.

Uang kartal beredar Rp1.332 triliun

Di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital, penggunaan uang tunai tetap menunjukkan pertumbuhan. BI mencatat uang kartal yang diedarkan (UYD) mencapai Rp1.332 triliun pada Agustus 2026.

Posisi tersebut meningkat 12,88% yoy.

BI menyatakan akan terus menjaga ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang layak edar di seluruh wilayah Indonesia.

Upaya tersebut juga mencakup wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), sehingga kebutuhan masyarakat terhadap uang Rupiah tetap dapat terpenuhi di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×