kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Di sisa tahun 2019, penerbitkan obligasi multifinance meredup


Senin, 23 Desember 2019 / 22:20 WIB
ILUSTRASI. Kantor PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) di Setiabudi Atrium, Jakarta (25/3). KONTAN/Daniel Prabowo/25/03/2008


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

Sekretaris Perusahaan PT Mandala Multi Finance (Mandala Finance) Mahrus menjelaskan, dana penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk modal kerja perusahaan, khususnya pembiayaan kendaraan roda dua.

“Rencana tahun depan, kami akan menerbitkan obligasi lagi tapi masih dalam pembahasan dan melihat perkembangan pasar,” ungkapnya.

Baca Juga: Tak hanya bank, Korea membidik bisnis industri keuangan non-bank Indonesia

Tahun depan, perusahaan juga memasang target konservatif. Dengan kondisi ekonomi yang cenderung stagnan, Mandala Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 5,2 triliun atau sama dengan tahun ini.

Sementara itu, Bussan Auto Finance menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun yang merupakan bagian dari Obligasi III Bussan Auto Finance Tahun 2019. Obligasi ini mempunyai dua seri yakni Seri A senilai Rp 300 miliar dengan bunga 6,95% per tahun, sedangkan Seri B Rp 1,2 triliun dengan tingkat bunga 8,20% per tahun.

Presiden Direktur Bussan Auto Finance Lynn Ramli menyatakan dana yang diperoleh dari penerbitan surat utang tersebut seluruhnya digunakan untuk produk-produk pembiayaan di perusahaan.

Alasan penerbitan surat utang itu sendiri karena merupakan bagian dari strategi bisnis pembiayaan perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×