kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Digital banking makin populer, komisi bank makin tebal


Jumat, 26 Juni 2020 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Warga menggunakan fasilitas layanan perbankan digital di Jakarta, Kamis (18/7/2019). Bank Indonesia mencatat transaksi daring (online) melalui layanan perbankan digital mengalami peningkatan dibandingkan bulan lalu yaitu mencapai 34,5 persen (yoy), hal it


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

Inilah yang menyebabkan transaksi digital semakin menjadi pilihan. Saat ini, sudah 98% transaksi di BCA dilakukan lewat e-channel dan 80% dari angka tersebut menggunakan digital banking.

Meningkatnya kebutuhan digital banking tersebut membuat pertumbuhan rekening tabungan BCA juga semakin pesat. Saat ini, perseroan sudah punya fitur pembukaan rekening secara online pada layanan mobile banking

Baca Juga: Ramalan Chatib Basri: Bakal muncul masalah baru di 2021

Selama pandemi, pembukaan rekening baru BCA lewat fitur online tersebut mencapai 5.000 setiap harinya.

Jahja bilang, tantangan BCA ke depan adalah bagaimana memacu fee based income dari transaksi digital ini. Adapun porsi fee based income telah menyumbang sekitar 20%-25% terhadap kinerja bank ini. "Potensinya fee based income ini masih sangat besar. Apalagi dengan perkembangan middle income," pungkas Jahja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×