kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Diisi ANZ Group dan Panin Financial, Bank Panin kini dikuasai oleh dua pengendali


Kamis, 07 November 2019 / 17:08 WIB
Diisi ANZ Group dan Panin Financial, Bank Panin kini dikuasai oleh dua pengendali
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintasi gedung kantor pusat PT Bank Panin Tbk atau Panin Bank di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan (1/9). ANZ Banking Group lewat Votraint No. 1103 Pty Ltd diakui OJK sebagai salah satu pemegang saham pengendali Bank Panin. KONTAN/D


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Setelah itu, ANZ Banking Group juga terus menambah kepemilikan sahamnya, hingga pada 2009, mereka membeli sejumlah saham publik hingga kepemilikan akhirnya menjadi 38,82%. Sedangkan kepemilikan Mukmin Ali stabil dengan 44,85% kepemilikan saham.

Diakuinya ANZ Banking Group sebagai pemegang saham pengendali Bank Panin bisa jadi menguatkan niat mereka yang hendak hengkang dari Bank Panin. kabar ini telah beredar sejak beberapa tahun belakangan.

Alasannya, OJK punya aturan soal kepemilikan tunggal alias single presence policy yang menentukan para pihak yang mengendalikan saham di lebih dari satu entitas bank mesti melakukan penggabungan.

Baca Juga: Bank BJB menjadi administrator rekening dana nasabah (RDN) di KSEI

Sebagai informasi, ANZ Banking Group juga merupakan pemegang saham pengendali PT Bank ANZ Indonesia yang mengempit 99% kepemilikan saham. Sedangkan 1% kepemilikan saham dimiliki Bank Panin.

Terkait hal ini, Heru menyatakan pihaknya belum menerima rencana divestasi saham ANZ Banking Grouop di Bank Panin.

“Belum ada tanda dari mereka (ANZ Banking Group) mau keluar dari Bank Panin. Nanti kita pikirkan, karena mereka juga baru menjadi pemegang saham pengendali,” kata Heru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×