kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ditopang Mobil Bekas, Pembiayaan Baru CIMB Niaga Auto Finance Tembus Rp 4,62 Triliun


Rabu, 31 Juli 2024 / 15:32 WIB
Ditopang Mobil Bekas, Pembiayaan Baru CIMB Niaga Auto Finance Tembus Rp 4,62 Triliun
ILUSTRASI. Pembiayaan Kendaraan Bekas: Penjualan mobil bekas di Jakarta, Selasa (16/01/2024). CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat pembiayaan kendaraan tahun 2023 tumbuh 24% dari Rp 3,05 triliun di tahun 2022 menjadi Rp 3,78 triliun di tahun 2023. KONTAN/Baihaki/16/01/2024


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance Tbk (CNAF) membukukan kinerja positif penyaluran pembiayaan baru pada semester I-2024.Keberhasilan ini ditopang dari pembiayaan mobil bekas. 

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman menyebut total penyaluran pembiayaan baru perusahaan pada semester I-2024 senilai Rp 4,62 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 20% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 3,84 triliun.

"CNAF telah melampaui target yang telah ditetapkan untuk semester 1-2024 sebesar Rp 3,72 triliun atau melampaui target 124%," ujar Ristiawan kepada Kontan.co.id, Senin (29/7).

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ini didukung kontribusi pada dua segmen utama CNAF yaitu pembiayaan mobil bekas sebesar 63% dan refinancing sebesar 25%.

Baca Juga: CNAF Catat Laba Bersih Sebesar Rp 193,78 Miliar pada Semester I-2024

Demikian pula dengan aset kelolaan CNAF, di semester I-2024 ini telah mencapai Rp 12,08 triliun atau meningkat 22,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 9,84 triliun.

Disisi lain, rasio pembiayaan bermasalah (NPF) CNAF sampai dengan bulan Juni 2024 berada di angka 1,42% membaik sebesar 5 Bps jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,47%.  

Hingga akhir tahun ini, CNAF menargetkan pembiayaan baru mencapai Rp 9 triliun di akhir bulan Desember 2024, CNAF optimistis bisa mencatat pertumbuhan laba bersih di tahun 2024 sebesar 5%, hal ini ditunjang dengan dengan target kenaikan aset kelolaan di tahun 2024 sebesar 11,3% jika dibandingkan dengan akhir tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×