Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan industri asuransi jiwa syariah di Indonesia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu pemain utama, Prudential Syariah, mencatat kinerja yang konsisten selama empat tahun perjalanannya.
Chief Customer and Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, mengungkapkan bahwa dalam empat tahun terakhir perusahaan terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Kinerja tersebut tercermin dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan asuransi berbasis syariah.
Menurut Vivin, hingga saat ini Prudential Syariah telah melindungi hampir 300 ribu keluarga di Indonesia. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan finansial yang sesuai prinsip syariah semakin meningkat. “Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan sesuai kebutuhan keluarga Indonesia,” ujar Vivin dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Prudential Beberkan Penyebab Inflasi Medis, dari Gaya Hidup hingga Overutilisasi
Prudential Syariah merayakan empat tahun kiprahnya dengan menggelar customer gathering sebagai bentuk apresiasi bagi peserta, khususnya layanan prioritas Prestige, sekaligus mempererat interaksi dan memberikan edukasi kesehatan bagi keluarga Indonesia.
Layanan Prestige menawarkan proteksi komprehensif, solusi investasi, serta berbagai fasilitas eksklusif seperti prioritas layanan, VIP rumah sakit, hingga benefit tambahan seperti medical check-up, hadiah ulang tahun, dan undangan acara khusus.
Dalam acara ini, Prudential Syariah juga menekankan pentingnya deteksi dini kanker melalui sesi edukasi bersama Dr. Tang Weng Heng. Hal ini relevan karena kasus kanker di Indonesia terus meningkat, sementara banyak masyarakat masih menunda pengobatan.
Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan 2025 menunjukkan kasusnya terus meningkat dan berpotensi melonjak lebih dari 70% pada 2050 jika pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat. Saat ini, terdapat sekitar 400.000 kasus baru setiap tahun dengan angka kematian mencapai 240.000 kasus.
Baca Juga: Studi Prudential Ungkap Tren Side Hustle Meningkat
Di sisi lain, tantangan utama justru berasal dari perilaku masyarakat. Survei “Studi Prudential - Suara Pasien Indonesia” mencatat hampir 93% responden menunda pengobatan atau mencari layanan kesehatan, bahkan 44% di antaranya melakukannya berulang kali.
Sebagai solusi, Prudential Syariah menghadirkan produk perlindungan penyakit kritis PRUCritical Amanah serta memperkuat layanan melalui jaringan rumah sakit luas dan platform digital untuk memudahkan akses dan klaim peserta.
Prudential Syariah menghadirkan PRUCritical Amanah sebagai solusi perlindungan penyakit kritis yang komprehensif dari tahap awal hingga lanjut, dengan manfaat santunan sejak dini, pembebasan kontribusi setelah klaim awal, serta santunan penuh hingga 100% pada usia 85 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













