kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Dua sektor dominasi kredit menganggur BNI


Kamis, 23 November 2017 / 20:33 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit yang belum ditarik alias kredit menganggur di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) masih didominasi dua sektor, yaitu listrik, air, gas, serta sektor industri.

Dari dua sektor tersebut tercatat kredit yang belum ditarik BNI sebesar Rp 48,3 triliun sampai kuartal III-2017. Dari jumlah kredit yang belum ditarik itu,  sekitar 2,12% berupa kredit dengan fasilitas mengikat atau committed loan.

Herry Sidharta, Wakil Direktur Utama BNI mengatakan, sudah menyiapkan strategi untuk optimalisasi penggunaan kredit yang belum ditarik. "Kami melakukan intensifikasi layanan ke debitur serta menyesuaikan kondisi keuangan debitur," kata Herry kepada Kontan.co.id, Kamis (23/11).

Menurut Herry, BNI melakukan pencairan kredit disesuaikan dengan kebutuhan bisnis debitur.

Ke depan BNI memperkirakan nilai kredit yang belum ditarik ini akan menyusut. Hal ini seiring proyeksi pertumbuhan ekonomi ke depan yang lebih bagus. Seiring peningkatan permintaan kredit diharapkan kredit yang belum ditarik semakin turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×