CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.673   46,00   0,26%
  • IDX 6.431   -110,72   -1,69%
  • KOMPAS100 848   -10,25   -1,19%
  • LQ45 643   -6,61   -1,02%
  • ISSI 223   -4,59   -2,02%
  • IDX30 357   -4,04   -1,12%
  • IDXHIDIV20 446   -3,49   -0,78%
  • IDX80 97   -0,97   -0,99%
  • IDXV30 124   -1,07   -0,86%
  • IDXQ30 115   -0,93   -0,80%

Ekses likuiditas di bank syariah Rp 16 triliun


Rabu, 27 Agustus 2014 / 12:11 WIB
ILUSTRASI. Guillain-Barre Syndrome adalah kondisi penyakit saraf ./Pho KONTAN.Carolus Agus Waluyo/04/06/2012.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menilai perbankan syariah masih dapat tumbuh mengikuti pertumbuhan bisnis perbankan konvensional. Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur Senior BI mengatakan, bank syariah masih memiliki kelebihan likuiditas, sehingga masih ada peluang untuk memperbesar pembiayaan.

"BI mencatat kelebihan likuiditas dari bank syariah yang di tempatkan di BI mencapai Rp 16 triliun," kata Mirza, Rabu (27/8). Ia mengakui, kelebihan likuiditas dari bank syariah masih kecil atau hanya 5,92% dibandingkan Rp 270 triliun dari kelebihan likuiditas bank konvensional.

Mendatang, masih ada tantangan bagi bank syariah untuk mencapai komposisi aset di atas 5%, seperti persaingan bisnis dengan bank syariah di dalam negeri atau dengan bank konvensional. Mirza menambahkan, selaku regulator, pihaknya akan mendukung perkembangan bisnis bank syariah seperti penerbitan instrumen term deposit valuta asing (TD valas).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×