kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

FIF proyeksi rasio kredit macet naik 0,5%


Selasa, 28 Juni 2016 / 20:35 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Momentum jelang Ramadhan selalu ditunggu-tunggu termasuk oleh perusahaan pembiayaan. Pada kesempatan ini, kinerja pembiayaan umumnya ikut terkerek.

Djaptetfa, Direktur Marketing PT Federal International Finance (FIFGROUP) mengatakan, pihaknya mulai merasakan kenaikan pembiayaan jelang Lebaran pada Mei 2016. Alhasil, total pembiayaan baru (new booking) per Mei 2016 mencapai Rp 12,5 triliun. Angka ini naik 14% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Seiring kenaikan booking ini, pihaknya juga waspada dengan adanya kenaikan kredit macet atau non performing financing (NPF). Suhartono, Presiden & CEO FIFGROUP bilang, kenaikan booking jelang Lebaran biasanya ikut berdampak pada naiknya kredit macet pasca Lebaran.

"Saat ini, NPF kami sebesar 1,4%. Kami memperkirakan angka NPF ini akan naik antara 0,3% hingga 0,5% menjadi hampir 2% usai Lebaran," terang Suhartono.

Namun, FIF mengaku telah mengantisipasi hal ini dengan memilih nasabah yang berpenghasilan tetap (fixed income). Pihaknya tidak terlalu mencemaskan kenaikan NPF pasca Lebaran lantaran telah mengenal karakteristik nasabahnya dengan baik. Bahkan, sebagian nasabah justru membayar angsuran dua kali lipat karena mendapatkan tunjangan hari raya (THR).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×