kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fintech didorong sukseskan inklusi keuangan


Rabu, 22 Maret 2017 / 14:53 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan teknologi finansial (fintech) ikut mensukseskan program inklusi keuangan pemerintah. Hal ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk meningkatkan inklusi keuangan sampai 75% sampai 2019 nanti.

Muliaman Hadad Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan, saat ini terdapat ratusan perusahaan Fintech yang ada di Indonesia. Sebagian besar dari Fintech ini adalah dalam bentuk peer to peer lending yaitu sebanyak 150 perusahaan.

“Untuk menyukseskan program inklusi keuangan kami ingin agar Fintech bisa masuk dan berkontribusi,” ujar Muliaman, ketika ditemui setelah acara Indonesia Economic Quarterly, Rabu (22/3).

OJK juga menyediakan dukungan yaitu membuat inkubator perusahaan rintisan ini. Dengan inkubator ini, diharapkan risiko matinya bisnis startup di awal pembentuknnya akan diminimalisir.

Dalam inkubator ini, di dalamnya terhadap beberapa ahli maupun dari perwakilan OJK agar nantinya Fintech bisa lebih berkontribusi diera ekonomi digital seperti saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×