Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% dinilai belum memberikan tekanan berarti terhadap struktur biaya dana industri gadai. Salah satunya dialami oleh PT Gadai ValueMax Indonesia yang menyebut kondisi saat ini justru cenderung stabil.
Direktur Utama Gadai ValueMax, Brian Wiraatmadja mengatakan, biaya dana perusahaan relatif masih stabil karena struktur funding perusahaan terdiri modal sendiri dan pinjaman sehingga stabilitas suku bunga membuat biaya lebih terjaga.
“Di tengah BI menahan suku bunga, untuk kami biaya dana relatif masih stabil,” tuturnya kepada Kontan, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Klaim JMA Syariah Turun 42% pada Maret 2026, Ini Faktor Penyebabnya
Meski sempat tertekan pada tahun-tahun sebelumnya, kondisi suku bunga saat ini diakui membuat biaya dana di Gadai ValueMax lebih stabil dan terjaga.
Brian menegaskan, biaya dana memiliki pengaruh besar terhadap bunga gadai dan net interest margin (NIM). Meski demikian, perusahaan tidak serta-merta meneruskan perubahan biaya dana kepada nasabah.
Saat ini, bunga gadai diklaim relatif stabil tanpa perubahan signifikan. Rata-rata bunga masih berada di kisaran kompetitif, yakni sekitar 1,1% per 15 hari, tergantung pada jenis produk, barang jaminan, dan segmentasi nasabah.
Adapun kondisi margin perusahaan juga diakui lebih sehat, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Walau sempat tertekan, Brian bilang margin kini mulai membaik seiring peningkatan efisiensi operasional dan pertumbuhan volume pinjaman masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













