kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Gandeng Senayan City, Mandiri bidik Rp 500 M


Selasa, 21 Mei 2013 / 15:26 WIB
Gandeng Senayan City, Mandiri bidik Rp 500 M
ILUSTRASI. Prediksi AC Milan vs Liverpool di Liga Champions: Rossoneri siap balas The Reds


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) melakukan kerja sama dengan PT Manggala Gelora Perkasa (Senayan City) dan PT Benua Hamparan Luas (Debenhams).

"Ini untuk meningkatkan kesadaran konsumen, loyalitas, kemudian meningkatkan volume produk yang dijual," ungkap Executive Vice President Consumer Finance Bank Mandiri, Tardi, di Senayan City, Selasa, (21/5).

Dari mall branding tersebut, Tardi bilang bahwa Mandiri berharap dapat meraih volume transaksi kartu kredit hingga Rp 500 miliar. Serta meningkatkan jumlah pemegang kartu yang saat ini tercatat lebih dari 2,9 juta.

Untuk kartu kredit dengan Debenhams, Mandiri menargetkan penjualan Rp 250 miliar selama satu tahun. Kemudian akuisisi kartu baru diharapkan mampu bertambah 20.000 unit. Bahkan, Mandiri menjanjikan bunga rendah yakni 1,91% selama 6 bulan bagi nasabah kartu baru.

"Tapi bila transaksinya bagus, setelah 6 bulan bisa saja kita turunkan menjadi 1,45%," ucap Senior Vice President Consumer Cards Group Bank Mandiri, Boyke Yurista.

Diakuinya, bahwa ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat supaya lebih mengenal Mandiri. Pasalnya, persaingan bisnis kartu kredit terbilang sangat ketat saat ini.

Tahun ini, bank berlambang pita emas ini menargetkan volume transaksi kartu kreditnya tumbuh cuma 11% dari Rp 18 triliun menjadi Rp 20 triliun. "Jadi Rp 20 triliun itu sangat konservatif. Dengan program yang ini seharusnya bisa lebih," ucap Boyke.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×