kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Gejolak pasar, membuat bisnis wealth management Citi Indonesia melambat


Minggu, 09 September 2018 / 16:06 WIB
Gejolak pasar, membuat bisnis wealth management Citi Indonesia melambat
ILUSTRASI. CEO Citi Indonesia Batara Sianturi


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak periode Januari sampai Agustus 2018, tercatat ada beberapa gejolak pasar yang terjadi. Selain gejolak rupiah, juga ada gejolak bursa saham dan risiko kenaikan suku bunga acuan.

Batara Sianturi, Chief Executive Officer Citibank Indonesia bilang untuk gejolak pasar modal membuat melambatnya pertumbuhan bisnis wealth management.

"Pada 2018 ini, kami memfokuskan aktivitas wealth management untuk pertumbuhan jangka panjang. Yaitu peningkatan jumlah nasabah baru dan juga pertumbuhan dana baru," kata Batara kepada kontan.co.id, Jumat (7/9).

Di tahun 2018 rata-rata jumlah nasabah baru perbulannya meningkat diatas 30%, dan pertumbuhan dana baru meningkat diatas 100% di bandingkan dengan 2017 di periode yang sama.

Instrumen yang menjadi pilihan adalah reksa dana terutama yang reksa dana dengan profil risiko rendah dan moderat. Namun gejolak pasar modal yang terjadi baru-baru ini, menurut Batara dilihat sebagai peluang untuk mulai berinvestasi kembali ke reksa dana pasar saham oleh nasabah-nasabah ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×