kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Gejolak pasar, membuat bisnis wealth management Citi Indonesia melambat


Minggu, 09 September 2018 / 16:06 WIB
ILUSTRASI. CEO Citi Indonesia Batara Sianturi


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak periode Januari sampai Agustus 2018, tercatat ada beberapa gejolak pasar yang terjadi. Selain gejolak rupiah, juga ada gejolak bursa saham dan risiko kenaikan suku bunga acuan.

Batara Sianturi, Chief Executive Officer Citibank Indonesia bilang untuk gejolak pasar modal membuat melambatnya pertumbuhan bisnis wealth management.

"Pada 2018 ini, kami memfokuskan aktivitas wealth management untuk pertumbuhan jangka panjang. Yaitu peningkatan jumlah nasabah baru dan juga pertumbuhan dana baru," kata Batara kepada kontan.co.id, Jumat (7/9).

Di tahun 2018 rata-rata jumlah nasabah baru perbulannya meningkat diatas 30%, dan pertumbuhan dana baru meningkat diatas 100% di bandingkan dengan 2017 di periode yang sama.

Instrumen yang menjadi pilihan adalah reksa dana terutama yang reksa dana dengan profil risiko rendah dan moderat. Namun gejolak pasar modal yang terjadi baru-baru ini, menurut Batara dilihat sebagai peluang untuk mulai berinvestasi kembali ke reksa dana pasar saham oleh nasabah-nasabah ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×