kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Genjot penjualan, Pegadaian jalin kolaborasi dengan 10 perusahaan BUMN


Senin, 30 September 2019 / 18:47 WIB

Genjot penjualan, Pegadaian jalin kolaborasi dengan 10 perusahaan BUMN
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi gadai di kantor Pegadaian


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian (Persero) makin intensif melakukan kolaborasi dengan sejumlah perusahaan milik BUMN. Kuswiyoto Direktur Utama Pegadaian mengatakan, perseroan berinisiatif mengajak kolaborasi di sektor pemasaran dan penjualan produk dengan sepuluh BUMN.

Mereka adalah PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk, PT Finarya (LinkAja), PT Sang Hyang Sari (Persero), PT Asuransi Jasindo (Persero), Perum Produksi Film Negara, PT BGR (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan Perum Bulog.

Baca Juga: Akhirnya, OJK merestui pendirian Jiwasraya Putra

"Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi kami dalam membangun BUMN yang kuat, efisien, dan kompetitif dalam era disrupsi bisnis 4.0. Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun nilai tambah pada produk dan layanan kami sebagai BUMN," kata Kuswiyoto di Kementerian BUMN,"ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Senin (30/9).

Kuswiyoto menjelaskan kolaborasi antara Pegadaian dan 10 BUMN tersebut meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan. Kerja sama tersebut juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha.

Melalui kolaborasi ini, tegas Kuswiyoto, setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing perusahaan sehingga dapat mewujudkan 'One Family, One Nation, One Vision to Excellence'.

Baca Juga: AFPI: Fintech P2P lending berkontribusi Rp 60 triliun ke PDB Indonesia

Sementara itu, Pegadaian juga menjalin kerja sama dengan PT Jakarta Estate Pulogadung. JIEP merupakan pengembangan dan pengelola kawasan industri pertama di Indonesia yang dimiliki oleh Negara RI dan Pemprov DKI Jakarta serta berlokasi di DKI Jakarta dengan luas lahan 500 ha dan dihuni oleh 400 perusahaan.


Reporter: Maizal Walfajri
Editor: Tendi

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×