kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Hadapi Dinamika RKAB Batubara, CFIN Perkuat Mitigasi Risiko Pembiayaan Alat Berat


Minggu, 26 April 2026 / 17:09 WIB
Hadapi Dinamika RKAB Batubara, CFIN Perkuat Mitigasi Risiko Pembiayaan Alat Berat
ILUSTRASI. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) memperketat evaluasi kredit pembiayaan alat berat di tengah penyesuaian RKAB batubara. (Dok/Clipan Finance )


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) memperketat evaluasi kredit pembiayaan alat berat di tengah penyesuaian rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) batubara serta dinamika sektor pertambangan.

Direktur Utama Clipan Finance, Harjanto Tjitohardjojo mengatakan, perusahaan terus mencermati perkembangan regulasi terkait sektor pertambangan sebagai bagian dari manajemen risiko dalam penyaluran pembiayaan alat berat.

“Dalam kondisi kebijakan yang masih dalam proses penyesuaian, perseroan menerapkan prinsip kehati-hatian dengan melakukan evaluasi kredit yang lebih ketat tanpa menghentikan penyaluran pembiayaan secara keseluruhan,” ujar Harjanto kepada Kontan, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: FIF Group Perluas Jaringan, Tambah Cabang Bekasi dan Perkuat Energi Surya

Terkait eksposur ke sektor pertambangan batubara, CFIN menjaga porsinya tetap pada level yang terukur dan terkendali sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio.

Selain itu, perusahaan juga aktif memperluas penyaluran pembiayaan alat berat ke sektor-sektor lain yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan tinggi, seperti perkebunan, konstruksi, dan infrastruktur. 

"Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi konsentrasi risiko pada satu sektor tertentu," tuturnya.

Baca Juga: Suku Bunga Tetap & Yield Obligasi Naik, ACC Atur Ulang Strategi Pendanaan

Harjanto mengklaim, kinerja pembiayaan alat berat perusahaan masih mencatat pertumbuhan positif dengan penyebaran portofolio yang semakin merata di berbagai wilayah potensial di Indonesia. Segmen tersebut juga disebut berkontribusi signifikan terhadap total portofolio perusahaan.

"Pendekatan ini mencerminkan komitmen kami dalam menjaga kualitas aset sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×