kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Harbolnas 12.12, BNI bukukan kenaikan transaksi lewat virtual account


Kamis, 13 Desember 2018 / 20:03 WIB
Harbolnas 12.12, BNI bukukan kenaikan transaksi lewat virtual account
ILUSTRASI. DIGITAL BANKING BNI

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk mencatatkan pertumbuhan transaksi pembayaran virtual account di hari belanja online nasional (Harbolnas 12.12) 2018.

General Manager Divisi Jasa Transaksional Perbankan BNI Teddy Wishadi mengatakan, secara jumlah transaksi pembayaran virtual account BNI tumbuh 267,94% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi 389.000 kali transaksi pada 12 Desember 2018. Padahal pada harbolnas 12.12 tahun lalu hanya 105.000 kali transaksi.


"Secara nominal transaksi di Harbolnas 12.12 di 2018 sebesar Rp 210,28 miliar. Sedangkan tahun lalu hanya Rp 111,27 miliar," ujar Teddy kepada Kontan.co.id, Kamis (13/12).

Artinya, bank dengan sandi saham BBNI ini mencatat kenaikan nilai transaksi pembayaran virtual account sebesar 88,98% yoy. BNI lebih fokus pada jumlah transaksi dibandingkan nilai transaksi, lantaran dapat mendorong pendapatan non bunga atau fee based income.

Teddy menilai lonjakan transaksi di Harbolnas 12.12 terjadi karena adanya peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap pelaku e-commerce yang bonafid. Juga banyaknya penawaran potongan harga dari rekanan e-commerce serta momentum menjelang natal.

Teddy mengatakan setiap bulannya pada 2018, rata-rata transaksi virtual account BNI untuk e-commerce bisa melebihi 3 juta transaksi. Sedangkan pada 2017, rata-rata transaksi e-commerce dibawa 1 juta transaksi per bulan.

Teddy menambahkan, pada hari belanja online nasional (Harbolnas) 11.11 di 2018 kemarin, dalam satu hari jumlah transaksi e-commerce tumbuh 296,72% year on year (yoy) menjadi 259.871 transaksi. Posisi yang sama tahun lalu hanya 65.504 transaksi.

Sedangkan nilai transaksinya tumbuh 277,48% yoy menjadi Rp 99,09 miliar. Posisi yang sama tahun lalu hanya Rp 26,25 miliar.




TERBARU

Close [X]
×