kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Hingga akhir tahun, East Ventures masih mencari 10 start up baru untuk didanai


Senin, 04 November 2019 / 18:48 WIB
Hingga akhir tahun, East Ventures masih mencari 10 start up baru untuk didanai
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat panduk modal Ventura di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski tinggal dua bulan menjelang pergantian tahun, perusahaan modal ventura masih mencari start up untuk didanai. Salah satunya East Ventures yang masih akan mencari hingga 10 start up baru untuk didanai.

Partner East Ventures Melisa Irene menyatakan sampai Oktober 2019, sudah mengumumkan 22 pendanaan. Dari jumlah tersebut 14 di antaranya adalah portofolio baru. Secara keseluruhan, East Ventures sudah investasi di lebih dari 160 start up.

Baca Juga: Koinworks dapat investasi seri B2 dari Saison Capital, bakal dipakai untuk apa?

“East Ventures adalah venture capital tahap awal, sehingga ada 2P yang sangat penting yakni People dan Potential Market. People buat kami yang paling penting adalah entrepreneur-nya. Entrepreneur yang memiliki ambisi dan kapasitas untuk value creation di Indonesia,"ujar Melisa kepada Kontan.co.id pada Senin (4/11).

"Ada tiga key traits yang kami jabarkan yakni integrity, high self awareness, dan paradoxical traits. Potensi market artinya industry dengan pasar besar dan pertumbuhan signifikan,” lanjut dia.

Ia menyatakan East Ventures memiliki total dana senilai US$ 75 juta. Dana itu lah yang sudah digunakan untuk investasi maupun yang akan diberikan kepada start up yang tengah di incar. 

Adapun untuk tahun depan, Melisa menyatakan masih East Ventures masih akan mencari menerapkan strategi agresif dan mengincar semua industri start up atau lebih dikenal dengan istilah agnostic.

Baca Juga: Tahun depan, Mandiri Capital bidik insurtech dan startup remittance

Beberapa portofolio start up yang sudah didanai oleh East Ventures adalah Ride Jakarta perusahaan start up bidang lifestyle, Waresix, Julo (fintech), Phi Integration (big data) dan EV Hive.

Lalu ada Nodeflux (AI), Montir (otoomtif), Moladin (otomotif), Sweetescape (jasa), Cicil (tekfin), Katadata (media), Bahasa.ai (AI), Member.id (service), dan Fore Coffee (kedai kopi).




TERBARU

Close [X]
×