kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Hingga kuartal III-2019, rasio loan at risk di Bank BNI mencapai 8%


Minggu, 15 Desember 2019 / 22:53 WIB
Hingga kuartal III-2019, rasio loan at risk di Bank BNI mencapai 8%
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah di Bank BNI Jakarta, (12/7).


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Untuk kredit bermasalah sektor komersial masih mengalami kenaikan dari 15,7% di kuartal III-2018 menjadi 17,1% di kuartal III-2019.

Sektor yang menyumbang NPL komersial di antaranya adalah perdagangan, restoran, dan hotel. Untuk menjaga NPL sektor komersial, bank akan menjaga proses pemberian kredit secara terjaga atau prudent.

Hal ini dengan mengambil langkah konservatif dalam melakukan penyaluran kredit. Bank ke depan juga akan menjaga kualitas kredit baru di sektor ini.

Baca Juga: Bank DKI terbitkan surat utang jangka pendek senilai Rp 1,88 triliun

Untuk proyeksi di tahun 2020 dengan target pemerintah yang tinggi, sedangkan ekonomi yang masih melambat, BBNI mengupayakan untuk menurunkan loan at risk nya di tahun depan.

“Kita upayakan loan at risk kita menurun di tahun depan,” kata Herry kepada kontan.co.id, Kamis (12/12).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×