kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.752   11,00   0,06%
  • IDX 6.502   96,10   1,50%
  • KOMPAS100 846   12,59   1,51%
  • LQ45 639   6,92   1,09%
  • ISSI 229   3,99   1,77%
  • IDX30 357   3,12   0,88%
  • IDXHIDIV20 435   3,10   0,72%
  • IDX80 96   1,38   1,45%
  • IDXV30 121   1,27   1,06%
  • IDXQ30 113   0,73   0,65%

Hingga November 2019, unitlink campuran meraih imbal hasil positif 2,83%


Minggu, 15 Desember 2019 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Foto pohon uang sebagai ilustrasi unitlink.


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Noverius Laoli

Praska mengatakan, unitlink campuran tidak ada batasan sedangkan Unitlink saham kalau di reksadana campuran sudah jelas aturannya.

"Unitlink campuran ini sedikit bebas seperti masalah menata uang itu bagaimana pengelolaan yang terbaik. Sedangkan saham obligasi maksimum 79% sisanya pasar uang,"jelasnya.

Baca Juga: Capital Life catat pendapatan premi senilai Rp 901 miliar per Oktober 2019

Praska bilang prospek kinerja semua unitlink masih fluktuatif namun dengan tren positif. Sampai akhir tahun, unitlink fixed income masih memimpin dengan return positif sekitar 7%-8%, disusul dengan campuran 2%-5%, dan saham di angka 1%-3%.

Namun demikian, terdapat lima produk unitlik campuran yang sukses meraih return di atas rata-rata produk unitlink lainnya. Berikut ini adalah jawara unitlink pendapatan tetap yang hasilkan imbal hasil tinggi:

1.BNI Life Syariah Balanced Fund: 22,58%
2.Mandiri Balanced Offshore US$: 16,31%
3.Wealth Maxima Mixed: 15,86%
4.Smartwealth Dollar Multi Asset Fund: 14,84%
5.FWD Dana Berimbang Global Syariah: 14,03%

Baca Juga: Pendapatan premi FWD Life lebih dominan dari agen dan bancassurance

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×