kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Holding BUMN keuangan, ini keuntungannya


Selasa, 24 Oktober 2017 / 23:07 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Salah satu anggota himpunan bank milik negara (Himbara) yakni PT Bank Mandiri Tbk mengatakan holding BUMN keuangan akan terealisasi pada kuartal I 2018 mendatang.

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengungkap sampai saat ini Mandiri bersama dengan Himbara tengah melakukan persiapan dokumen legal terkait holding.

"Kalau kita lihat persisnya bersama Himbara sedang menyiapkan legal documentnya, tapi secara konsep tugas direkturnya sudah ada," ujarnya di Jakarta, Selasa (24/10).

Lebih lanjut, Kartika menilai jika nantinya holding terealisasi tentu akan lebih memudahkan BUMN keuangan khususnya dari sisi modal.

Ia mencontohkan, jika Bank Mandiri punya rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) yang besar, maka memungkinkan jika dividen payout ratio Bank Mandiri sebagiannya akan di-inject untuk ke bank Himbara lain.

"Jadi opsi injeksi modalnya lebih optimal, tidak harus melalui PMN (Penanaman Modal Negara) atau APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara)," katanya.

Pasalnya, untuk kasus Bank Mandiri saja dilihat dari posisi modal saat ini masih sangat cukup untuk ekspansi bisnis lima tahun ke depan.

Pun, selain dari sisi permodalan, jika holding keuangan rampung maka akan mempererat sinergi antar bank BUMN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×