kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   -15.000   -0,58%
  • USD/IDR 17.933   47,00   0,26%
  • IDX 6.031   -115,44   -1,88%
  • KOMPAS100 775   -16,68   -2,11%
  • LQ45 594   -12,08   -1,99%
  • ISSI 211   -3,62   -1,69%
  • IDX30 330   -5,56   -1,66%
  • IDXHIDIV20 422   -7,90   -1,84%
  • IDX80 89   -1,90   -2,10%
  • IDXV30 116   -1,38   -1,18%
  • IDXQ30 108   -1,77   -1,61%

HSBC Indonesia Bidik Nasabah Baru Jelang Pelepasan Bisnis Wealth Management 2027


Kamis, 08 Oktober 2026 / 17:58 WIB
HSBC Indonesia Bidik Nasabah Baru Jelang Pelepasan Bisnis Wealth Management 2027
ILUSTRASI. Bank HSBC Indonesia masih mendorong akuisisi nasabah dari program rutin yang telah berjalan walau bisnis wealth management dilepas (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sebelum sepenuhnya melepas lini bisns wealth management (kelolaan aset) miliknya, PT Bank HSBC Indonesia masih mendorong akuisisi nasabah dari program rutin yang telah berjalan. 

Salah satunya lewat Travel Fair yang kembali digelar dengan kolaborasi bersama ANA Travel. Setelah delapan tahun berkolaborasi, HSBC-ANA Travel Fair kembali digelar untuk kedua kalinya tahun ini pada Oktober 2026, dengan menyasar segmen nasabah premium bank. 

Head of Marketing & Customer International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia Fransisca Arnan mengatakan, secara historis program ini selalu bersumbangsih dalam pertumbuhan kinerja bank yang positif, salah satunya melalui pembukaan rekening dan pengajuan kartu kredit baru. 

Baca Juga: Bank BSN Siap Guyur Pembiayaan KUR Usai Teken Kerja Sama dengan Kementerian UMKM

HSBC Indonesia memandang metode pembayaran cicilan memang cukup populer untuk kebutuhan travelling. Dalam program ini, Fransisca bilang penggunaan skema kredit umumnya setara 15%–20% dari total transaksi. 

Seperti diketahui, HSBC Indonesia sebenarnya telah mengumumkan pelepasan aset dan liabilitas bisnis retail banking dan wealth management kepada OCBC Indonesia melalui skema akuisisi. Targetnya, aksi korporasi ini bakal rampung pada kuartal II-2027 mendatang. 

Nah sebelum benar-benar dilepaskan, Fransisca bilang pihaknya memang tetap memastikan kebutuhan nasabah senantiasa terpenuhi.

“In the meantime, fokus kita selalu kepada nasabah, bagaimana caranya kita terus mengenali kebutuhan nasabah,” katanya dalam media briefing di Jakarta, Kamis (8/10/2026). 

HSBC Indonesia memandang masa transisi ini justru menjadi momentum penting untuk menjaga kepercayaan nasabah akan keandalan bank sebagai penyedia layanan keuangan. Makanya, untuk program yang diusung kali ini pun, bank tetap mematok target yang ambisius. 

Fransisca mengungkapkan, total transaksi dalam gelaran HSBC-ANA Travel Fair pada Januari 2026 sebelumnya tumbuh 44,35% secara tahunan. Capaian itu lebih tinggi 43% dari target yang dipasang di awal, membuat bank lebih percaya diri untuk mencapai realisasi lebih tinggi pada gelaran kali ini. 

Baca Juga: Pembiayaan Multifinance Afiliasi ATPM Tumbuh 2,29%, Tembus Rp233,28 Triliun

“Karena memang animonya tetap sangat positif dari sisi nasabah. Itu juga salah satu semangat dan komitmennya HSBC bahwa kami di sini tetap bersama nasabah dan memenuhi kebutuhan nasabah. Nilai tambah itu akan terus berjalan,” tegasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×