kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.054   54,00   0,30%
  • IDX 5.751   -190,38   -3,20%
  • KOMPAS100 761   -24,84   -3,16%
  • LQ45 575   -14,38   -2,44%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 326   -7,86   -2,35%
  • IDXHIDIV20 405   -7,33   -1,78%
  • IDX80 86   -2,60   -2,93%
  • IDXV30 110   -3,16   -2,79%
  • IDXQ30 106   -2,28   -2,12%

IIF akan terbitkan obligasi Rp 2 triliun


Jumat, 03 Juni 2016 / 20:38 WIB


Reporter: Dina Farisah | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menggali sumber-sumber pendanaan alternatif. Salah satu opsi yang di bidik IIF adalah melalui penerbitan surat utang (obligasi).

Ari Soerono, Presiden Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mengatakan, selain suntikan modal dari pemegang saham, pihaknya juga mencari dana segar dari pasar modal melalui penerbitan surat utang. Dalam waktu dekat, anak usaha PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ini akan menghelat hajatan public expose penawaran umum berkelanjutan obligasi senilai Rp 2 triliun.

“Kami telah mendapatkan peringkat AAA dari Fitch serta PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Semoga kupon yang diminta investor sesuai dengan rating kami,” harap Ari, Jumat (3/6).

Dengan adanya penerbitan obligasi ini, perusahaan memprediksi kebutuhan pendanaan aman. Namun, apabila permintaan pembiayaan infrastruktur semakin banyak, pihaknya akan mencari pendanaan lain dari perbankan dan tidak menutup kemungkinan akan menerbitkan obligasi lagi.

Awal tahun lalu, ANZ dan IFC telah mengguyur dana segar kepada IIF masing-masing senilai US$ 135 juta dan US$ 15 juta. Ari bilang, baik ANZ dan IFC selalu terbuka untuk menambah komitmen pendanaannya. Namun, saat ini pihaknya fokus pada pinjaman murah jangka panjang dari World Bank senilai US$ 200 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×