kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Industri multifinance terimbas dampak pandemi Covid-19


Senin, 29 Juni 2020 / 21:47 WIB
ILUSTRASI. Karyawan membersihkan mobil bekas di salah satu pusat penjualan mobil di Tangerang Selatan, Senin (1/6). Bebebrapa perusahan pembiayaan menyambut positif rencana pemerintah melonggarkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dengan pelonggaran PSBB, mas


Reporter: Annisa Fadila | Editor: Noverius Laoli

Ristiawan bilang, sampai saat ini pihaknya mencatat pengajuan pembiayaan multiguna masih disalurkan untuk modal usaha, khususnya Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

“Melihat kondisi perekonomian, sampai saat ini posisi Multiguna akan stagnan. Ini terlihat dari komposisi realisasi Mei dan running rate Juni yang tidak bergerak. Sebenarnya multiguna merupakan produk yang cukup profitable untuk ditingkatkan, walaupun tingkat resiko lebih tinggi daripada pembiayaan kendaraan. Namin, pandemi memaksa CNAF menahan seluruh rencana expansi produk,” kata dia.

Baca Juga: Restrukturisasi kredit multifinance capai Rp 121,92 triliun

Asal tahu saja, saat ini pihaknya tengah memantau kondisi perekonomian. Sehingga pihaknya memproyeksi tahun depan akan menggenjot seluruh produk, khususnya Multiguna.

“Kami memproyeksi sampai akhir tahun pembiayaan Multiguna akan tetap stagnan. Sebab, CNAF fokus untuk memastikan portofolio dalam kondisi yang sehar,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×