kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.942   -100,00   -0,55%
  • IDX 6.355   35,32   0,56%
  • KOMPAS100 835   3,40   0,41%
  • LQ45 634   -1,00   -0,16%
  • ISSI 220   2,44   1,12%
  • IDX30 356   -0,96   -0,27%
  • IDXHIDIV20 435   -3,53   -0,80%
  • IDX80 95   0,23   0,24%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,43   -0,37%

Industri perbankan diramal masih punya prospek cerah di tahun ini


Kamis, 09 Januari 2020 / 20:45 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller melakukan pelayanan kepada nasabah di Bank BJB Cabang Utama, Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (20/6/2017). Industri perbankan diramal masih punya prospek cerah di tahun ini. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Dia menjelaskan, kondisi BPD saat ini sebagian besar mampu bertahan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global yang tertekan. "Salah satunya Bank BJB menjadi BPD yang menjadi rujukan dibeli investor," katanya.

Bank bersandi BJBR tersebut diprediksi mampu bertahan, dan merebut pasar yang mana pembiayaannya saat ini fokus ke infrastruktur dan pemerintah.

Di sisi lain, pengamat pasar modal Asep Saepudin mengatakan ada beberapa saham emiten perbankan yang layak dicermati. “Misalnya saham BRI,” katanya.

Baca Juga: SoftBank jajaki penjualan sahamnya di perusahaan energi India

Menurutnya, segmen BRI yang fokus terhadap usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM) akan tetap bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham emiten bersandi BBRI diminati investor asing dengan total pembelian saham mencapai sekitar 85,68 juta lembar saham pada Rabu (8/1).

Di sisi lain, perbankan yang fokus terhadap pembiayaan korporasi lebih rentan terhadap tekanan ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×