kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.665.000   13.000   0,49%
  • USD/IDR 16.882   -7,00   -0,04%
  • IDX 9.033   84,28   0,94%
  • KOMPAS100 1.248   7,65   0,62%
  • LQ45 882   3,22   0,37%
  • ISSI 330   3,28   1,00%
  • IDX30 449   0,01   0,00%
  • IDXHIDIV20 529   -1,74   -0,33%
  • IDX80 139   0,91   0,66%
  • IDXV30 147   0,11   0,08%
  • IDXQ30 144   0,01   0,00%

Ini 10 Unitlink Pasar Uang yang Mencetak Return Tertinggi Sepanjang 2025


Rabu, 14 Januari 2026 / 18:29 WIB
Ini 10 Unitlink Pasar Uang yang Mencetak Return Tertinggi Sepanjang 2025
ILUSTRASI. Kinerja unitlink berbasis pasar uang menjadi yang paling rendah, dibandingkan jenis unitlink lain sepanjang 2025.  (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja unitlink berbasis pasar uang menjadi yang paling rendah, dibandingkan jenis unitlink lain sepanjang 2025. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd) atau sampai Desember 2025, rata-rata imbal hasil atau return unitlink berbasis pasar uang tercatat sebesar 4,24%. 

Meski menjadi yang terendah pada 2025, kinerja unitlink pasar uang tercatat meningkat dibandingkan 2024. Adapun kinerja unitlink pasar uang tercatat menjadi yang paling tinggi sepanjang 2024, dengan rata-rata return sebesar 3,06%.

Jika dilihat secara rinci, terdapat 10 produk unitlink saham yang berhasil mencetak return tertinggi sepanjang 2025. 

Pada posisi pertama diduduki produk DPLK PPIP GRO Dana Pasar Uang yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri). Produk tersebut memberikan return sebesar 6,49% per Desember 2025.

Baca Juga: Kinerja Unitlink Pasar Uang 2025 Terendah, Cek Prospek Aman 2026 di Sini

Selanjutnya, posisi kedua ditempati produk DPLK DKPK GRO Dana Pasar Uang yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia). Produk tersebut memberikan return sebesar 6,39% per Desember 2025.

Pada posisi ketiga ditempati produk DPLK Eka Dana Deposito yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang dikelola oleh PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life). Produk tersebut memberikan return sebesar 6,18% per Desember 2025.

Lebih lanjut, produk unitlink pasar uang DPLK DKPK GRO Dana US Dollar yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia) menduduki posisi keempat. Adapun produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 6,14% per Desember 2025.

Pada posisi kelima ditempati produk milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, yakni Carlink Pro Safe. Produk itu memberikan return sebesar 6,11% per Desember 2025.

Sementara itu, pada posisi keenam ditempati produk DPLK PPIP GRO Dana Syariah yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia, dengan imbal hasil sebesar 6,09% per Desember 2025. 

Posisi ketujuh ditempati produk unitlink pasar uang milik PT Chubb Life Indonesia (Chubb Life), yakni CHUBB Rupiah Money Market Fund, dengan imbal hasil sebesar 6,04% per Desember 2025.

Selanjutnya, posisi kedelapan ditempati produk unitlink pasar uang DPLK PPIP GRO Dana US Dollar yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia, dengan imbal hasil sebesar 5,84% per Desember 2025.

Posisi kesembilan ditempati produk DPLK DKPK GRO Dana Syariah yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia. Adapun produk itu mencetak return sebesar 5,74% per Desember 2025.

Produk milik PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia), yakni Generali Money Market Employee, menduduki posisi kesepuluh. Produk itu mencetak return sebesar 5,66% per Desember 2025.

Baca Juga: Ini 10 Unitlink Saham yang Mencetak Return Tertinggi Sepanjang 2025

Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani memperkirakan prospek unitlink pasar uang sebenarnya masih lumayan bagus pada 2026. Dia bilang salah satunya disebabkan unitlink pasar uang dapat menjadi pilihan investasi yang aman di tengah risiko domestik maupun global yang masih relatif tinggi.

"Jadi, pilihan investasi untuk diversifikasi dan mengurangi risiko portofolio," ujarnya kepada Kontan, Selasa (13/1/2026).

Meski demikian, Arjun menyampaikan secara potensi return, kinerja unitlink pasar uang kemungkinan akan kalah dengan pendapatan tetap dan saham pada 2026.

Selanjutnya: 7 Manfaat Minum Teh Kembang Sepatu bagi Kesehatan Tubuh

Menarik Dibaca: 7 Manfaat Minum Teh Kembang Sepatu bagi Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×