kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.908   38,00   0,21%
  • IDX 5.677   -143,50   -2,47%
  • KOMPAS100 734   -18,59   -2,47%
  • LQ45 559   -13,57   -2,37%
  • ISSI 197   -4,29   -2,13%
  • IDX30 318   -7,20   -2,21%
  • IDXHIDIV20 392   -8,70   -2,17%
  • IDX80 83   -2,07   -2,42%
  • IDXV30 107   -1,64   -1,51%
  • IDXQ30 102   -2,42   -2,30%

Ini penyebab pembiayaan multifinance menyusut pada awal tahun 2021


Sabtu, 19 Juni 2021 / 15:23 WIB
ILUSTRASI. Ini penyebab pembiayaan multifinance menyusut sejak awal tahun 2021


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Noverius Laoli

Dengan dana tersebut, perusahaan ini menargetkan penyaluran pembiayaan naik 52,21% secara tahunan menjadi Rp 1,8 triliun di tahun ini. Terdiri dari pembiayaan konsumen Rp 1,3 triliun dan sewa pembiayaan Rp 500 miliar.

Tak mau kalah, BFI Finance menargetkan pembiayaan tahun ini bisa lebih besar. Bahkan, telah menerbitkan surat utang untuk memperkuat sumber pendanaan baru.

BFI menerbitkan obligasi senilai Rp 600 miliar pada Mei lalu. Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2021 ini bagian dari Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia dengan target total dana Rp 6 triliun.

Baca Juga: Tren restrukturisasi perusahaan pembiayaan telah menurun

Pada tahap pertama, BFI Finance menawarkan dua seri. Obligasi seri A memiliki nilai pokok Rp 200 miliar. Obligasi dengan tenor 370 hari ini menawarkan tingkat bunga tetap 6% per tahun.

Obligasi seri B memiliki nilai pokok Rp 400 miliar. Obligasi dengan tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 7,7% per tahun. Berdasarkan prospektus, BFI menggunakan dana dari obligasi untuk modal kerja.

Selanjutnya: Restrukturisasi Pembiayaan Multifinance Menurun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×