kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Ini Respons Asuransi Asei Terkait Rencana Konsolidasi Perusahaan Reasuransi BUMN


Kamis, 03 Juli 2025 / 15:11 WIB
Ini Respons Asuransi Asei Terkait Rencana Konsolidasi Perusahaan Reasuransi BUMN
ILUSTRASI. Rencana konsolidasi perusahaan reasuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlahan mulai menunjukkan titik terang.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana konsolidasi perusahaan reasuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlahan mulai menunjukkan titik terang.

Berdasarkan roadmap yang ditampilkan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI pada Selasa (1/7), konsolidasi reasuransi perusahaan reasuransi BUMN ditargetkan rampung pada 2028.

Jika ditelaah berdasarkan roadmap, pada 2028, sepertinya akan terdapat beberapa perusahaan perasuransian yang akan tergabung dalam konsolidasi yang dikepalai Indonesia Re, yakni PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasre), PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure), Asuransi Asei, dan Asuransi ReIndo Syariah. Dipaparkan juga dalam roadmap, konsolidasi reasuransi BUMN bisa go international pada 2029.

Baca Juga: Ada Rencana Konsolidasi Asuransi BUMN, Ini Respon Asuransi Asei

Mengenai hal itu, PT Asuransi Asei Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) juga angkat bicara terkait konsolidasi reasuransi BUMN. 

Direktur Utama PT Asuransi Asei Indonesia Dody Achmad Sudiyar Dalimunthe berpandangan konsolidasi reasuransi BUMN akan memberikan dampak yang baik.

"Konsolidasi reasuransi BUMN diharapkan dapat memperkuat kapasitas risiko dalam negeri dan meningkatkan standar proses bisnis, serta pelayanan penanganan risiko agar dapat bersaing di tataran atau tingkatan global," katanya kepada Kontan, Kamis (3/7).

Sebelumnya, Direktur Utama Indonesia Re Benny Waworuntu menyebut akan ada 3 perusahaan reasuransi BUMN yang akan terkonsolidasi pada 2028.

"Jadi, rencana pada 2028, kami akan bisa memiliki perusahaan reasuransi nasional yang besar dan kuat, yang merupakan penggabungan dari 3 perusahaan reasuransi milik negara," ujarnya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (1/7).

Baca Juga: Asuransi Asei Dukung Skema Perlindungan Program Makan Bergizi Gratis

Benny menerangkan 2 reasuransi yang akan ikut konsolidasi, yaitu PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasre) dan PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure). Jika ditelisik lebih rinci, Nasre merupakan cucu usaha dari Indonesia Financial Group (IFG). Perusahaan reasuransi tersebut dimiliki PT Asuransi Kredit Indonesia sebesar 99%.

Sementara itu, Tugure merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero). Perusahaan reasuransi itu dimiliki PT Tugu Pratama Interindo sebesar 50,74% dan PT Asriland sebesar 49,26%.

Sebagai informasi, berdasarkan roadmap, target merger dan akuisisi antara Indonesia Re dengan Tugure berlangsung pada 2026. Selanjutnya, target merger dan akuisisi Indonesia Re dengan Nasre akan terjadi pada 2027. Dengan demikian, ditargetkan konsolidasi atau integrasi reasuransi BUMN keseluruhan rampung pada 2028.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×