kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini strategi bisnis AXA Financial setelah merger


Kamis, 02 November 2017 / 18:47 WIB


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Merger anak usaha AXA Group yakni AXA Financial Indonesia (AFI) dan AXA Life Indonesia (ALI) akan beroperasi dengan nama perusahaan AXA Financial Indonesia. Pasca merger, AXA Financial Indonesia telah menyiapkan strategi bisnis ke depan.

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Budi Tampubolon mengatakan, beberapa strategi utama tersebut yakni pertama terus membangun dan mengembangkan jalur keagenan dengan terus memberikan dukungan kepada para agen.

Kedua, mengoptimalkan jalur distribusi telemarketing yang memiliki potensi besar ke depan dan investasi dalam inisiatif dan terobosan digital.

Ketiga, menyinergikan keseluruhan jalur distribusi tersebut untuk memperkuat penggabungan dua perusahaan asuransi ini.

Keempat, Budi juga menyebut akan terus mengembangkan bisnis employee benefit dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). "Tahun ini kami juga akan luncurkan produk baru lagi," kata Budi di Jakarta, Kamis (2/11).

Ia optimistis, penggabungan atas kedua entitas ini akan berjalan sesuai dengan rencana bisnis perusahaan ke depan. Adapun porsi produk tradisional dan unitlink dari keseluruhan bisnis masih berimbang.

"Kedua produk ini akan tetap menjadi bisnis unggulan, tentu terus kami optimalkan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×