kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.225
  • EMAS682.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Investor asing bidik enam multifinance di Indonesia

Minggu, 27 Januari 2019 / 14:14 WIB

Investor asing bidik enam multifinance di Indonesia
ILUSTRASI. Logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri multifinance masih menjadi daya tarik bagi investor asing. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut, terdapat investor dari negara Asia yang melirik bisnis pembiayaan di pasar Indonesia.

Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2B OJK Bambang W. Budiawan mengatakan, ada sekitar lima hingga enam multifinance yang dilirik  investor asing. Sayangnya, ia enggan menyebutkan, perusahaan pembiayaan mana saja yang tengah dibidik investor asing.


"Dalam etikanya, kami tidak boleh menyebutkan nama perusahaanya karena akan mempengaruhi harga jual. Mohon maaf," kata Bambang kepada Kontan.co.id, Jumat (25/1).

Untuk saat ini, kerjasama antara investor asing dan multifinance tersebut masih dalam tahap proses perizinan dan due diligence dari OJK. Sekedar informasi, due diligence merupakan penilaian kinerja perusahaan untuk memenuhi standar baku yang ditetapkan.

Menurutnya, ketertarikan investor asing berinvestasi di Indonesia, merupakan suatu yang wajar. Karena bisnis pembiayaan di Indonesia masih potensial, apalagi ditunjang dengan tingkat return of asset (ROA) dan return on equity (ROE) yang masih baik.

Sebelumnya, Bambang sempat mengatakan bahwa ada perusahaan pembiayaan yang tengah dibidik investor dari beberapa negara, yakni Jepang, Korea, China dan Singapura.

“Saya rasa, masuknya tiga hingga empat negara tersebut berarti investasi multifinance di Indonesia cuan-nya cukup besar. Serta kondisi pasarnya juga bagus dan itu mungkin-mungkin saja,” tambahnya.

Ia melanjutkan,  investor asing berminat berinvestasi di  multifinance yang bermodal cekak. Sampai saat ini, OJK mencatat, dari total 188 multifinance terdapat 46 pemain yang belum memenuhi ketentuan permodalan minimum perusahaan pembiayaan, yaitu masih di bawah Rp 100 miliar.

“Bahkan ada multifinance yang modalnya di bawah Rp 40 miliar. Malah ada yang negatif,” kata Bambang.


Reporter: Ferrika Sari
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0580 || diagnostic_web = 0.3909

Close [X]
×