kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.090   10,00   0,06%
  • IDX 5.439   50,88   0,94%
  • KOMPAS100 704   7,47   1,07%
  • LQ45 550   4,98   0,91%
  • ISSI 186   2,48   1,35%
  • IDX30 308   2,57   0,84%
  • IDXHIDIV20 403   3,94   0,99%
  • IDX80 81   0,83   1,03%
  • IDXV30 112   1,59   1,44%
  • IDXQ30 102   0,85   0,84%

Investor Korea makin merangsek ke industri keuangan nasional


Kamis, 10 September 2020 / 20:52 WIB
ILUSTRASI. Kookmin Bank


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

Jika merujuk narasi sebelumnya, ada sejumlah kecenderungan yang diambil para investor asal negeri gingseng dalam mengembangkan bisnisnya di tanah air yaitu lebih memilih untuk mengakuisisi sejumlah bank cilik untuk kemudian digabung dengan entitas anak bank miliknya di Indonesia, atau mengakuisisi lebih dari satu bank untuk selanjutnya digabungkan dan mengembangkannya sendiri.

Kepala Riset Samuel Sekuritas Suria Dharma bilang tren ini sejatinya memang lebih efisien dibandingkan mendirikan bank baru, atau mengakuisisi yang sudah besar. Selain soal harga persaingan di industri perbankan nasional yang sudah ketat jadi alasannya. 

“Bank asing yang membangun dari nol sering kesulitan bersaing, bahkan bank yang sudah besar masuk ke Indonesia saja kebanyakan hanya menjadi pemain tier 2,” katanya.

Di sisi lain, marjin bunga bersih di Indonesia yang masih tinggi sekaligus populasi yang besar disebut Suria memang menjadi salah satu daya tarik buat investor asing masuk ke industr perbankan nasional.

Selanjutnya: Soal Kookmin Bank, DPR: Investor asing penting untuk perekonomian nasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×