kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Jaga profitabilitas, bank kecil tekan kredit bermasalah


Minggu, 22 Juli 2018 / 18:44 WIB
ILUSTRASI. PT Bank of India Indonesia Tbk (BSWD)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa bank kecil tetap optimistis bisa mencatat rasio profitabilitas atau return on asset (ROA)  pada tahun ini, meskipun mini. Setidaknya  ini terlihat dari target ROA sejumlah bank kecil tersebut pada tahun ini.

Ferry Koswara, Direktur Bank of India Indonesia mengatakan untuk menjaga rasio profitabilitas, pihaknya akan konsentrasi bermain kredit ritel dan menjaga rasio kredit bermasalah tetap rendah. "ROA di kuartal II 2018 lalu diperkirakan 1%," kata Ferry kepada kontan.co.id, Jumat (20/7).

Henky Suryaputra , Direktur Keuangan Bank Sahabat Sampoerna memperkirakan pada semester II 2018 ini  ROA Bank Sampoerna sekitar 1%. "Kami akan fokus ke pertumbuhan kredit dan menjaga biaya dana dengan baik," kata Henky kepada kontan.co.id, Jumat (20/7).

Senada, Hendra Lie, Direktur Utama Bank Dinar menyebut, untuk menjaga rasio profitabilitas pihaknya akan fokus ke kualitas kredit. "Sampai akhir tahun ROA diperkirakan 0,53%," kata Hendra.

Sedangkan, Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oei bilang, Bank Mayora akan menggenjot  pertumbuhan kredit dan menjaga rasio likuditas demi  menjaga profitabilitas bank.

"Bank Mayora juga berusaha menurunkan NPL dan meningkatkan porsi dana murah atau CASA," kata Irfanto kepada kontan.co.id, Jumat (20/7). Sampai akhir 2018 diperkirakan ROA Bank Mayora sebesar 0,84%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×