kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Jasindo dan DJKN Resmikan Adendum Kontrak Payung & Luncurkan Asuransi BMN Preferen


Rabu, 03 Desember 2025 / 15:24 WIB
Jasindo dan DJKN Resmikan Adendum Kontrak Payung & Luncurkan Asuransi BMN Preferen
ILUSTRASI. Penandatanganan Adendum III Kontrak Payung antara Asuransi Jasindo dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) serta peluncuran Asuransi Barang Milik Negara (BMN) Preferen dengan mekanisme pembiayaan Pooling Fund Bencana, Selasa (2/12/2025)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Jasindo bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan, menandatangani Adendum III Kontrak Payung sekaligus meluncurkan Asuransi Barang Milik Negara (BMN) Preferen dengan mekanisme pembiayaan Pooling Fund Bencana, pada Selasa (2/12/2025).

Peluncuran ini juga menandai pembayaran premi pertama asuransi BMN melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) kepada konsorsium asuransi BMN.

Baca Juga: Waspada Penipuan Taspen: Modus Baru Panggilan Video & Materai Palsu

“Kegiatan ini menjadi langkah konkret memperkuat perlindungan aset negara melalui pengasuransian berkelanjutan dan mempercepat transformasi tata kelola risiko di tingkat nasional. Implementasi Asuransi BMN Preferen diharapkan menghadirkan standar mitigasi risiko yang lebih terukur, transparan, dan akuntabel di seluruh kementerian/Lembaga,” kata Direktur Utama Jasindo, Andy Samuel melalui keterangan resminya, Rabu (3/12/2025).

Hingga 2025, nilai BMN yang diasuransikan melalui anggaran kementerian/lembaga mencapai Rp 61 triliun.

Dengan mekanisme pooling fund bencana, cakupan bertambah sekitar Rp 30 triliun melalui piloting di Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama, sehingga total cakupan tahun ini mencapai Rp 91 triliun.

Asuransi BMN Preferen menghadirkan pola perlindungan yang lebih terstruktur dengan standar pertanggungan yang sama bagi seluruh kementerian/lembaga.

Mekanisme pooling fund memungkinkan pembayaran premi dilakukan di luar anggaran kementerian (Rupiah Murni), sehingga pemulihan BMN terdampak bencana lebih cepat, pelayanan umum tetap berkesinambungan, dan stabilitas fiskal negara terjaga.

Baca Juga: Menyasar Anak Muda Saat Daya Beli Anjlok, Pengembang Agresif Menggandeng Perbankan

Andy menambahkan, “Fase awal pilot project ini menjadi landasan penting sebelum implementasi penuh secara nasional, untuk memastikan perlindungan BMN mulai gedung kantor, fasilitas pendidikan, hingga fasilitas Kesehatan dapat berjalan di seluruh instansi.”

Jasindo menegaskan kesiapan operasional melalui penguatan layanan, sistem, dan sinergi lintas kementerian/lembaga, dengan komitmen profesionalisme dan kolaborasi dalam memperkuat ketahanan aset negara terhadap risiko bencana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×