kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.035   52,00   0,29%
  • IDX 6.186   -10,65   -0,17%
  • KOMPAS100 807   -4,25   -0,52%
  • LQ45 613   -2,23   -0,36%
  • ISSI 214   -0,32   -0,15%
  • IDX30 345   -1,11   -0,32%
  • IDXHIDIV20 427   -1,32   -0,31%
  • IDX80 92   -0,44   -0,48%
  • IDXV30 116   -0,47   -0,40%
  • IDXQ30 110   -0,53   -0,47%

Jasindo: Premi Asuransi Umum Masih Berpeluang Tumbuh Positif Tahun Ini


Selasa, 10 Maret 2026 / 14:46 WIB
Jasindo: Premi Asuransi Umum Masih Berpeluang Tumbuh Positif Tahun Ini
ILUSTRASI. Jasindo memandang kinerja pendapatan premi di industri asuransi umum dan reasuransi masih cukup prospektif pada tahun ini. (DOK/Jasindo)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) memandang kinerja pendapatan premi di industri asuransi umum dan reasuransi masih cukup prospektif pada tahun ini, meski di tengah potensi tekanan inflasi akibat dinamika geopolitik global.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo Brellian Gema Widayana mengatakan, tren kinerja industri asuransi umum nasional saat ini terus menunjukkan momentum yang cukup positif. 

Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan premi asuransi umum dan reasuransi yang mencapai Rp 18,42 triliun pada Januari 2026 atau tumbuh 17,92% secara tahunan (year on year/yoy) berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Perkuat Program Sosial

“Ke depan, meski potensi tekanan inflasi akibat dinamika geopolitik global dapat mempengaruhi daya beli dan beban klaim, kami optimistis pertumbuhan perusahaan tetap berada pada jalur yang positif,” ujar Brellian kepada Kontan, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, potensi kenaikan inflasi dapat berdampak pada meningkatnya nilai eksposur risiko serta estimasi biaya klaim pada sejumlah lini bisnis asuransi.

Karena itu, Jasindo membuka peluang untuk melakukan penyesuaian tarif premi secara selektif pada beberapa lini bisnis dengan tetap mengacu pada kajian teknis dan aktuaria.

Selain itu, ketidakpastian geopolitik global juga dinilai berpotensi mempengaruhi pasar reasuransi. Kondisi tersebut mendorong Jasindo untuk melakukan evaluasi portofolio bisnis serta mengoptimalkan program reasuransi guna menjaga ketahanan kinerja perusahaan.

Baca Juga: Zurich Indonesia Siap Jalankan Ketentuan di POJK Ekosistem Asuransi Kesehatan

"Ketidakpastian geopolitik global juga dapat mempengaruhi pasar reasuransi, sehingga Asuransi Jasindo perlu melakukan evaluasi portofolio dan optimalisasi program reasuransi," tuturnya.

Ke depan, Jasindo masih terus mengedepankan prinsip prudent underwriting dalam menyalurkan perlindungan asuransi, serta memperkuat efisiensi operasional dan transformasi digital guna menjaga kinerja bisnis di tengah dinamika ekonomi global.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Jasindo mencatatkan pendapatan premi sebesar Rp 4,01 triliun, atau meningkat 5,52% yoy per akhir 2025. Adapun laba setelah pajak yang dibukukan perusahaan mencapai Rp 226,06 miliar, atau meningkat signifikan sebesar 43,68% secara yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×