kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Jasindo Syariah Andalkan Deposito dan Sukuk di Tengah Gejolak Pasar


Senin, 03 Agustus 2026 / 18:18 WIB
Jasindo Syariah Andalkan Deposito dan Sukuk di Tengah Gejolak Pasar
ILUSTRASI. Asuransi Jasindo (DOK/Jasindo)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah kinerja hasil investasi industri asuransi syariah yang masih tertekan, PT Asuransi Jasindo Syariah terus mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam mengelola portofolio investasi. 

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hasil investasi industri asuransi syariah terkoreksi tajam menjadi Rp 177,13 miliar hingga Mei 2026.

Sekretaris Perusahaan Jasindo Syariah Wahyudi menyampaikan pengelolaan investasi dilakukan dengan mengacu pada prinsip yang prudent, kepatuhan terhadap regulasi, dan memperhatikan keselarasan antara aset dengan liabilitas perusahaan.

"Pendekatan tersebut menjadi landasan perseroan dalam menjaga kinerja investasi yang sehat dan berkelanjutan," ujarnya kepada Kontan, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Strategi Asuransi Jasindo Syariah Jaga Pertumbuhan Kinerja hingga Akhir 2026

Sejalan dengan itu, perseroan menempatkan investasi pada instrumen yang memiliki fundamental kuat, seperti deposito syariah dan sukuk. 

Menurutnya kedua instrumen tersebut mampu menjaga keseimbangan antara potensi imbal hasil dan likuiditas portofolio investasi. 

Di antara instrumen tersebut, sukuk korporasi menjadi salah satu pilihan instrumen yang dinilai bisa memberikan imbal hasil kompetitif yang selaras dengan prinsip investasi syariah yang ditetapkan perusahaan.

Wahyudi menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar optimalisasi imbal hasil, tetapi juga memastikan aset investasi tetap likuid guna mendukung kebutuhan operasional dan pemenuhan kewajiban perusahaan secara berkelanjutan.

Selain itu, katanya hasil investasi syariah hingga akhir tahun ini juga masih memiliki prospek yang positif.

Baca Juga: Jasindo Syariah Sebut Masih Ada Peluang Tingkatkan Ekuitas lewat Bisnis Organik

Perusahaan melihat membaiknya fundamental ekonomi domestik, dipertahankannya peringkat Indonesia pada level investment grade, dan meningkatnya optimisme terhadap prospek perekonomian nasional menjadi faktor yang dapat mendorong perbaikan kinerja investasi.

Namun, mereka tetap mewaspadai dinamika global dan perkembangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi pasar keuangan.

Oleh karena itu, Jasindo Syariah akan terus menerapkan strategi investasi yang adaptif dan selektif agar mampu mengoptimalkan hasil investasi sekaligus menjaga kualitas portofolio secara berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×