kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Jaya Proteksi Urung Luncurkan Unit Syariah Kuartal I


Senin, 24 Mei 2010 / 17:35 WIB


Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Meski belum bisa mengoperasikan unit usaha syariahnya, PT Asuransi Jaya Proteksi (Japro) tidak mengubah target perolehan premi sebesar Rp 800 miliar hingga akhir tahun. Direktur Japro, Nicolaus Prawiro mengatakan, perusahaanya sudah menyiapkan strategi lain untuk mencapai target tersebut.

Di antaranya fokus menggarap asuransi kesehatan dan menambah jumlah kantor cabang. "Jadi target tidak akan kami revisi," jelas Nico kepada KONTAN, Senin (24/5).

Awalnya, Japro optimistis bisa meluncurkan unit usaha syariah pada April 2010 lalu. Unit Syariah itu nantinya bernama PT Jaya Proteksi Takaful. Hingga kini Japro memang masih menugggu izin pendirian unit usaha syariah dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK).


Sementara untuk urusan manajemen sudah siap semua. "Direksi dan komisaris sudah melakukan uji kepatutan dan kelayakan. Kantornya juga sudah ada. Tinggal tunggu lampu hijau dari regulator saja," jelasnya.

Nicolaus tak bisa memastikan kapan izin dari Bapepam-LK turun, sehinga perusahaannya bisa segera meramaikan pasar asuransi syariah di Indonesia.

Fransiska Firlanaf

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×