kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jelang tutup tahun, konsolidasi perbankan makin ramai


Minggu, 20 Desember 2020 / 16:44 WIB
ILUSTRASI. Kolaborasi Pembiayaan Digital, Akulaku Finance dan Bank Jago Jalin Kerja Sama Channeling


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Noverius Laoli

Lalu di akhir tahun ini, anak usaha milik PT Bank Bukopin Tbk yakni PT Bank Syariah Bukopin (BSB) juga akan melakukan konsolidasi. Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A. Purwantono menyebut, pihaknya akan menyuntikkan modal ke anak usahanya hingga modal inti sebesar Rp 1 triliun.

"Kemungkinan besar tahun ini, total modalnya akan menjadi Rp 1 triliun," kata Rivan (16/12). Sebagai informasi saja, merujuk laporan keuangan BSB hingga September 2020 perseroan memang baru memiliki modal inti sebesar Rp 706,82 miliar.

Memakai asumsi tersebut, artinya di tahun ini BSB bakal mendapat injeksi dana sebesar Rp 300 miliar. Rivan sebelumnya menjelaskan, tambahan modal itu akan dilakukan tanpa skema penerbitan saham anyar alias private placement.

Dananya juga akan berasal dari kocek Bank Bukopin selaku pemegang saham pengendali BSB. Rivan juga melanjutkan, tambahan modal itu telah mendapatkan restu dari pemegang saham Bukopin yakni KB Kookmin Bank.

Selanjutnya: Gelontorkan investasi Rp 2,25 triliun, Gojek menggenggam 22% saham Bank Jago

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×