kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

KB Bank Fokus Selesaikan Kredit Bermasalah Tahun Ini demi Bisa Profit


Selasa, 05 Maret 2024 / 06:30 WIB
KB Bank Fokus Selesaikan Kredit Bermasalah Tahun Ini demi Bisa Profit
ILUSTRASI. PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) atau KB Bank tahun ini akan berupaya menyelesaikan kredit-kredit bermasalah demi bisa meningkatkan operating income.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) atau KB Bank tahun ini akan berupaya menyelesaikan kredit-kredit bermasalah demi bisa meningkatkan operating income.

"Dengan demikian nantinya akan berujung pada net profit," kata Presiden Direktur KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee, Senin (4/2).

Selain menyelesaikan kredit bermasalah, KB Bank juga akan fokus mengembangkan layanan digital banking dengan mengadopsi teknologi Next Generation Banking System (NGBS) dari KBFG.

"Setelah semuanya sudah mulai membaik, kami berharap seiring berjalannya waktu kepercayan nasabah terus akan meningkat sehingga dampaknya akan terlihat di segi keuangan nantinya," kata Tom.

Baca Juga: Ramai Bank Ubah Nama dan Logo Demi Citra Baru, Para Bankir Beberkan Urgensinya

Lebih lanjut Tom menyebut satu hal yang dapat ia janjikan adalah komitmen untuk menjaga aset dan dana yang dititipkan nasabah.

"Satu hal yang bisa saya janjikan, dalam kondisi apapun kami akan menjaga aset dan funding yang dititipkan kepada kami supaya bisa menguntungkan semua nasabah," tegasnya.

KB Bank sendiri belum merilis laporan keuangannya untuk tahun buku 2023. Namun Perseroan tercatat masih membukukan rugi bersih senilai Rp3,38 triliun per September 2023, dari sebelumnya rugi bersih senilai Rp2,63 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Tahun ini pun nampaknya KB Bank masih belum bisa menceta laba, maklum saja Tom menyebut perseroan masih terus melakukan pencadangan yang tebal terhadap risiko kredit bermasalah yang cukup tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×