kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.783   -127,00   -0,71%
  • IDX 6.365   -44,28   -0,69%
  • KOMPAS100 835   -9,48   -1,12%
  • LQ45 634   -6,17   -0,96%
  • ISSI 221   -1,24   -0,56%
  • IDX30 356   -3,64   -1,01%
  • IDXHIDIV20 434   -4,17   -0,95%
  • IDX80 95   -1,11   -1,15%
  • IDXV30 120   -0,72   -0,60%
  • IDXQ30 113   -1,42   -1,25%

Kemkop UKM targetkan 15.000 usaha mikro baru mengakses KUR


Rabu, 04 April 2018 / 10:06 WIB
Yuana Sutyowati saat pembekalan tenaga pendamping KUR


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - BEKASI. Dalam rangka mendorong percepatan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) 2018, Kementerian Koperasi dan UKM sudah merekrut 314 tenaga pendamping KUR dan 34 koordinator pendamping yang berasal dari 20 provinsi. Targetnya, sebanyak 15.000 usaha mikro terdampingi mengakses KUR.

"Target tahun ini meningkat dari target tahun 2017 sebanyak 14.000 usaha mikro terdampingi mengakses KUR ke Penyalur KUR," kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati dalam siaran pers, Rabu (4/4).

Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan alokasi penyaluran KUR bertambah menjadi sebesar Rp 120 triliun, yang sebelumnya Rp 110 triliun pada 2017 lalu. Begitu juga ditetapkan penurunan suku bunga KUR menjadi 7% yang sebelumnya sebesar 9% pada 2017.

"Ini bukti bahwa pemerintah terus menunjukkan keberpihakan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk meningkatkan akses pada sumber pembiayaan," kata Yuana.

Dia berharap, kegiatan pada acara Pembekalan Tenaga Pendamping KUR, di Bekasi yang berlangsung pada 2-4 April 2018 dapat memberikan informasi dan pemahaman terkait program KUR kepada para koordinator dan tenaga pendamping KUR agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan efektif.

Menurut Yuana, pendamping dapat berperan mensosialisasikan KUR di wilayahnya. Lebih jauh, tenaga pendamping tersebut melakukan pendampingan bagi UMKM yang masih banyak yang takut berhubungan dengan perbankan dan masih terbatas kemampuannya menyiapkan hal-hal administratif yang dibutuhkan dalam pengajuan KUR. "Dengan demikian, pemahaman KUR akan semakin meluas jauh ke pelosok daerah," kata Yuana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×