kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

KoinWorks tidak menutup kemungkinan adanya perluasan akses finansial


Kamis, 18 Juli 2019 / 17:37 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Lunaria Annua Teknologi (KoinWorks) tidak menutup kemungkinan adanya perluasan akses finansial. Hal tersebut diungkapkan oleh Vice President Marketing KoinWorks Frecy Ferry Daswaty, Kamis (18/7).

Frecy menyebutkan ekspansi tersebut akan dilakukan dengan mulai menyentuh ke Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini KoinWorks sudah mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia. KoinWorks bergerak di pinjaman produktif, yang diberi nama KoinBisnis dan KoinPintar.

KoinBisnis merupakan pinjaman produktif untuk pengembangan bisnis dan pendidikan dengan target Unit Kecil dan Menengah (UKM. Sementara KoinPintar merupakan pinjaman produktif untuk pelatihan praktikal dan Universitas.

Saat ini KoinWorks sudah memiliki hamper 170.000 borrowers yang tersebar di seluruh Indonesia. Frecy mengungkapkan bahwa target tahun ini bisa menyalurkan hingga Rp 2,2 triliun kepada borrowers mereka.

Sementara untuk lender, KoinWorks memiliki lender yang tersebar di beberapa pulau besar di Indonesia. “Untuk penyebaran lender, Pulau Jawa masih memegang porsi paling besar saat ini. Disusul dengan Sumatra, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi,” ungkapnya.

Hingga semester I-2019, KoinWorks mencatat NPL di bawah 1%. Menurut Frecy, KoinWorks akan berusaha untuk terus menekan NPL.

Terkait peraturan OJK yang mewajibkan kegiatan fintech harus menggunakan jasa asuransi agar dana lender tidak hilang saat ada kemungkinan gagal bayar terjadi, menurut Frecy KoinWorks belum menggandeng jasa asuransi.

“Kami memiliki dana proteksi yang mampu meng-cover dana lender hingga 100% bila terjadi gagal bayar. Namun itu tergantung dari grade pinjaman. Dana tersebut kita siapkan dari keuntungan yang didapat sebesar 30%,” tambah Frecy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×