kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.183   55,55   0,91%
  • KOMPAS100 822   14,65   1,81%
  • LQ45 618   6,46   1,06%
  • ISSI 214   -1,38   -0,64%
  • IDX30 349   1,00   0,29%
  • IDXHIDIV20 427   0,60   0,14%
  • IDX80 93   0,76   0,82%
  • IDXV30 118   -0,74   -0,62%
  • IDXQ30 112   0,47   0,42%

Konsolidasi Asuransi BUMN dari 15 Jadi Tiga Entitas, Modal jadi Lebih Besar dan Kuat


Selasa, 02 Juni 2026 / 14:55 WIB
Konsolidasi Asuransi BUMN dari 15 Jadi Tiga Entitas, Modal jadi Lebih Besar dan Kuat
ILUSTRASI. Logo-logo perusahaan asuransi anggota AAJI (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyambut positif rencana konsolidasi perusahaan asuransi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tengah disiapkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat industri asuransi melalui pembentukan entitas yang memiliki kapasitas dan permodalan lebih besar.

Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga, Regulator, Stakeholder Dalam Negeri & Internasional AAJI yang juga Direktur Utama AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, menilai konsolidasi pada prinsipnya merupakan langkah yang baik apabila mampu menciptakan perusahaan yang lebih kuat.

Menurutnya, dibandingkan memiliki banyak perusahaan berukuran kecil, industri akan lebih diuntungkan dengan kehadiran entitas yang memiliki daya saing dan kapasitas bisnis yang lebih besar.

Baca Juga: OJK Yakin Aturan Baru DHE SDA Tidak Akan Memberatkan Biaya Dana Himbara

“Kami melihat konsolidasi ini secara positif karena pada akhirnya akan menghasilkan perusahaan yang lebih kuat. Tentu yang penting adalah bagaimana proses konsolidasinya dilakukan dan tetap memperhatikan kepentingan nasabah masing-masing perusahaan,” ujar Handojo dalam konferensi pers di Grha AAJI, Selasa (2/6/2026).

Meski demikian, Handojo menyebut proses konsolidasi masih berada dalam tahap penjajakan oleh BPI Danantara. Karena itu, ia belum bisa menjelaskan lebih jauh mengenai mekanisme maupun skema yang akan diterapkan.

Lebih lanjut, Handojo berharap langkah konsolidasi tersebut dapat menjadi momentum bagi industri asuransi untuk memperkuat fondasi bisnis, terutama dari sisi permodalan menjelang target penguatan industri hingga 2028.

“Kami berharap konsolidasi ini membawa momentum baru bagi industri untuk semakin kuat, khususnya dalam aspek permodalan,” katanya.

Sebelumnya, BPI Danantara menyampaikan tengah menargetkan perombakan besar terhadap struktur BUMN, tak terkecuali sektor asuransi. Dalam suatu acara ekonomi, COO BPI Danantara Dony Oskaria mengatakan jumlah perusahaan asuransi BUMN akan dipangkas atau dikonsolidasikan dari 15 menjadi 3 entitas, yakni asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit.

Baca Juga: BTN Berikan Kredit Rp 1,5 Triliun ke Pindad, Dukung Produksi Maung MV3 hingga Amunisi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×