kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.647   61,00   0,35%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penjualan Mobil Turun, Begini Dampaknya ke Bisnis Asuransi Kendaraan Tugu Insurance


Selasa, 07 Oktober 2025 / 09:13 WIB
Penjualan Mobil Turun, Begini Dampaknya ke Bisnis Asuransi Kendaraan Tugu Insurance
ILUSTRASI. Tugu Insurance menyebut dampak penurunan penjualan mobil nasional terhadap bisnis asuransi kendaraan cukup terbatas. ? (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menyebut penurunan penjualan mobil nasional turut memberikan pengaruh terhadap bisnis asuransi kendaraan. Namun, perusahaan memandang dampaknya masih relatif terbatas sejauh ini.

Presiden Direktur Tugu Insurance, Adi Pramana mengatakan, tren pelemahan pasar otomotif menjadi salah satu tantangan bagi industri asuransi umum, mengingat lini kendaraan bermotor memiliki keterkaitan erat dengan penjualan mobil baru. Kendati demikian, kinerja asuransi kendaraan Tugu Insurance masih stabil dibandingkan tren industri.

Baca Juga: Soal Konsolidasi BUMN Asuransi, Ini Kata Tugu Insurance

“Kalau dilihat data Agustus, asuransi kendaraan kami juga ikut turun, tapi lebih kecil dari industri. Kami turun sekitar 9,2%," ujarnya saat Media Gathering Tugu Insurance, Senin (6/10/2025).

Adi bilang, perusahaan terus berupaya mendorong efisiensi dan penguatan layanan melalui transformasi digital, baik untuk kanal direct maupun non-direct. Langkah ini diharapkan dapat menjaga pertumbuhan di tengah tekanan pasar. 

“Kami coba direct digitalisasi juga termasuk regional non-direct. Karena industri kendaraan bermotor ini cukup dinamis, kami harus punya pertumbuhan yang baik untuk menutupi klaim di masa lalu,” jelasnya.

Baca Juga: Tugu Insurance Catatkan Peningkatan Aset per Juni 2025

Lebih lanjut, Adi menuturkan Tugu Insurance juga fokus memperbaiki kualitas layanan, khususnya untuk segmen ritel yang mendominasi portofolio kendaraan bermotor. 

“Karena pasar ritel sangat membutuhkan inovasi pada layanan. Itu yang kami harapkan bisa menjadi diferensiasi bagi Tugu Insurance dibandingkan perusahaan asuransi kendaraan lainnya,” tuturnya.

Sebagai informasi, hingga Agustus 2025, Tugu Insurance mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi bruto sebesar 12% secara tahunan (YoY) dengan nilai mencapai Rp 4,64 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×