kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.501.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.707   7,00   0,04%
  • IDX 8.647   2,68   0,03%
  • KOMPAS100 1.194   -2,61   -0,22%
  • LQ45 847   -5,47   -0,64%
  • ISSI 309   -0,04   -0,01%
  • IDX30 437   -2,15   -0,49%
  • IDXHIDIV20 510   -4,16   -0,81%
  • IDX80 133   -0,62   -0,47%
  • IDXV30 139   0,36   0,26%
  • IDXQ30 140   -0,77   -0,54%

Kredit Investasi Melesat di Akhir Tahun 2025, Jadi Sinyal Optimisme Ekonomi


Kamis, 01 Januari 2026 / 14:06 WIB
Kredit Investasi Melesat di Akhir Tahun 2025, Jadi Sinyal Optimisme Ekonomi
ILUSTRASI. Investasi Properti (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kredit investasi kembali mencetak pertumbuhan tertinggi di antara jenis kredit lainnya dalam sebelas bulan lalu. Hal itu bisa menjadi pertanda baik bagi laju ekonomi nasional ke depannya. 

Menurut Laporan Analisis Uang Beredar Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit investasi mencapai 17,8% secara tahunan per November 2025, lebih tinggi dari pertumbuhan 12,6% yoy pada November 2024. Pun, kinerja tersebut jauh lebih baik ketimbang kredit secara industri yang hanya tumbuh 7.74% year-on-year (yoy) pada periode yang sama. 

BI mencatat pertumbuhan kredit investasi utamanya bersumber dari sektor pengangkutan dan komunikasi, serta industri pengolahan dan sejenisnya. Untuk diketahui, sektor pengangkutan dan komunikasi sudah menjadi sektor penerima utama sejak awal kuartal IV-2025. 

Baca Juga: Tawarkan Bunga Deposito Hingga 8,5%, Begini Cara Krom Bank Tetap Profit

Sebelumnya, Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro bilang kencangnya laju pertumbuhan kredit investasi menunjukkan bahwa optimisme dunia usaha terhadap prospek ekonomi, utamanya untuk ekspansi jangka menengah dan panjang, masih terjaga. 

“Kalau kredit investasi tinggi, ini masih ada persepsi ekonomi ke depan itu tinggi,” sebut Solikin. 

Secara tren, Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan bilang pertumbuhan kredit investasi di kuartal terakhir 2025 ini sejalan dengan belanja swasta dan pemerintah di akhir tahun. 

Dengan kata lain, memasuki kuartal I-2026, prospek kredit investasi bakal banyak bergantung pada produktivitas belanja dan ekspansi korporasi serta pemerintah. “Bila ekonomi dan daya beli makin membaik, kredit juga akan bertumbuh,” jelas Trioksa. 

EVP Corporate Communication & Social Responsibility Bank Central Asia (BCA) Hera F Haryn juga bilang hal serupa. Menurut dia, kinerja industri perbankan secara umum bakal sejalan dengan kondisi perekonomian. 

Hera menyebut pertumbuhan kredit BCA, termasuk kredit investasi, masih terjaga hingga saat ini. Sebagai gambaran, Hera mengungkapkan bahwa per September 2025 kredit investasi BCA tumbuh 24% yoy menjadi Rp 305 triliun. 

Baca Juga: Transformasi Berjalan Positif, BRI Optimistis Kinerja Menguat pada 2026-2027

Lebih lanjut, Hera bilang penyaluran kredit dilakukan terhadap sektor-sektor potensial dengan berbagai pertimbangan, seperti kondisi perekonomian domestik dan global, serta potensi bisnis calon debitur. 

Hal itu sejalan dengan komitmen bank untuk menyalurkan kredit secara pruden. “Sekaligus mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dengan penerapan manajemen risiko yang disiplin,” kata Hera. 

Tren positif juga diungkapkan Direktur Pemasaran dan Usaha Syariah BPD DIY Raden Agus Trimurjanto. Yang mana, per November 2025, kredit investasi BPD DIY tumbuh 10,65% yoy menjadi Rp 2,71 triliun. 

Sektor yang menyumbang pertumbuhan itu di antaranya adalah akomodasi, makanan dan minuman, serta jasa. Menurut Agus, ada sejumlah katalis positif yang mendorong kredit investasi di BPD DIY, yakni pembangunan infrastruktur serta gairah wisatawan. 

Tren positif ini diharapkan mampu dipertahankan bank hingga tahun depan. “Harapan kami tahun 2026 tetap bisa tumbuh, minimal seperti tahun ini di kisaran 10%–13%,” papar Agus.

Baca Juga: Kredit Tumbuh Moderat, Allo Bank Fokus Jaga Kualitas Aset

Selanjutnya: Tren Emas Bullish, Saham ARCI Masih Terhalang Tekanan Jual

Menarik Dibaca: Mengawali 2026, Story (IP) Memimpin Kripto Top Gainers 24 Jam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×