kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Kredit investasi termoncer hingga kuartal III 2016


Jumat, 18 November 2016 / 14:13 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan secara industri sampai kuartal 3 2016 sebesar 6,47% yoy menjadi Rp 4.212 triliun. Dari jenis penggunaannya, kredit investasi merupakan pendorong terbesar pertumbuhan kredit sampai September 2016.

Pada kuartal 3 2016, kredit investasi mencatatkan kenaikan sebesar 9,13% yoy menjadi Rp 1.075 triliun. Sedangkan kredit konsumsi mencatatkan kenaikan terbesar kedua 4,23% yoy dan kredit modal kerja merupakan mencatatkan kenaikan terbesar ketiga yaitu 4,23% yoy.

Sebagai gambaran, kredit investasi menyumbang 25,52% dari total kredit perbankan. Berdasarkan data OJK, bisa dilihat bahwa BUKU IV dan BUKU III menyumbang 83,96% dari total komposisi kredit investasi perbankan.

Dari segi kenaikannya, BUKU IV merupakan pendorong cukup besar untuk kredit konsumsi yaitu sebesar 19,52% yoy. Dua bank yang menyumbang kenaikan kredit investasi yang cukup besar pada kuartal 3 2016 adalah BRI dan BNI.

PT Bank Negara Indonesia Tbk mencatatkan kenaikan kredit investasi sebesar 43,7% yoy menjadi Rp 92,94 triliun. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mencatatkan kredit investasi sebesar 34,52% yoy menjadi Rp 77,21 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×