kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Kredit kendaraan bermotor perbankan melaju terdorong insentif pemerintah


Minggu, 06 Juni 2021 / 12:57 WIB
ILUSTRASI. Konsumen mengamati kendaraan roda dua yang dipajang di sebuah diler di Jakarta, Jumat (13/9). Kredit kendaraan bermotor perbankan melaju terdorong insentif pemerintah.


Reporter: Maizal Walfajri, Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat upaya regulator dan pemerintah mendorong permintaan kredit perbankan mulai membuahkan hasil hingga April 2021. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso bilang penjualan kendaraan roda dua dan empat sudah melesat seiring diskon PPnBM mobil dan rumah.

“Meskipun pembelian itu banyak yang tidak menggunakan kredit, lantaran masyarakat memiliki tabungan yang banyak. Sehingga ketika ada kendaraan murah, mereka beli tanpa kredit. Di samping itu, kalau rumah jarang yang beli tunai, sehingga KPR meningkat. Ini adalah contoh kebijakan untuk dorong permintaan kredit,” kata Wimboh.

Baca Juga: Konsisten lakukan transformasi digital, Bank DKI raih Digital Brand Award

Data OJK menunjukkan outstanding Kredit kendaraan bermotor (KKB) relatif stabil pada April 2021 senilai Rp 100,6 triliun. Kredit ini ditopang oleh kontribusi kredit jenis roda empat Rp 87,4 T atau setara 86,8% dari total KKB perbankan.

Hal ini telah mendorong pertumbuhan asuransi kendaraan bermotor 6,31% sepanjang empat bulan pertama 2021. Adapun penjualan mobil hingga April 2021 masih tinggi sebesar 78,910 unit.

“Pertumbuhan kredit masih terkontraksi sebesar 2,28% yoy hingga April 2021. Ini terjadi karena banyak perusahaan besar sebelum Covid-19 menurunkan portofolio kreditnya. Kredit konsumsi mulai tumbuh sejalan dengan meningkatnya proporsi pengeluaran konsumsi,” tambah Wimboh.

Selanjutnya: Bankir yakin risiko kredit akan melandai walau program restrukturisasi jalan terus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×