kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Kredit perbankan melambat di 2012


Rabu, 13 Februari 2013 / 11:11 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada warga lanjut usia. (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Dyah Megasari

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan hingga akhir tahun 2012 lebih rendah dari pencapaian tahun 2011 yang sebesar 24,5%.

"Pertumbuhan kredit sepanjang 2012 sebesar 23,1% (yoy)," jelas Direktur Perencanaan Strategis dan Humas BI Difi A Johansyah, Rabu (13/2).

Tapi, jika melihat hasil rekaman outstanding kredit dari Statistik Perbankan Indonesia (SPI) Desember 2012, kredit bank hanya tumbuh 22,96%. Rinciannya dari Rp 2.216 triliun menjadi Rp 2.725 triliun.

Pencapaian ini berarti sesuai dengan target bank sentral yang tidak terlalu agresif seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun tetap saja masih di bawah ambang batas atas Rencana Bisnis Bank (RBB) di level 23%-24%.

Beberapa sektor mencatat kenaikan di atas rata-rata industri. Misalnya, kredit modal kerja yang tumbuh 23,2% (yoy), dan kredit investasi 27,4%.

Kredit konsumsi yang digadang-gadang industri perbankan justru tumbuh di bawah rata-rata yakni hanya 20%. Hal ini disebabkan karena BI memperketat persyaratan pengajuan kredit, di antaranya minimal uang muka yang lebih tinggi dari semula 10% menjadi 30%.

"Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian nasional," ujar Difi.

Perlu diingat, Gubernur BI, Darmin Nasution sempat menurunkan target pertumbuhan kredit perbankan nasional di sepanjang 2012 sebesar 21%-22%. Penyebabnya adalah ekspor Indonesia yang lambat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×